Metro, metrouniv.ac.id – Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Jurai Siwo English Club (UKM JSEC) nampak duduk melingkar di depan gedung Perpustakaan IAIN Metro, Sabtu (23/12). Mereka duduk menggunakan alas banner bekas yang dilipat.
“Ini agenda kami (JSEC) setiap hari Sabtu: bermain Scrabble,” ujar Laska, Mahasiswa Tadris Bahasa Inggris (TBI/1) sambil mengotak-atik kotak huruf di atas papan Scrabble.
Laska menambahkan, Scrabble merupakan permainan yang tidak asing lagi bagi kebanyakan mahasiswa yang fokus dalam studi Bahasa Inggris. “Scrabble merupakan suatu permainan dimana permainan itu hampir mirip seperti catur. Hanya berbeda pada bendanya. Dalam bermain Scrabble kita menggunakan sebuah 'tile' dan di tile itu ada huruf a – z dan ada nilainya masing-masing,” imbuh mahasiswa berkaca mata ini.
Menurut Laska, bermain Scrabble dapat melatih kemampuan menguasai Bahasa Inggris, terutama vocabulary (perbendaharaan kata), “Yang menarik dalam permainan ini adalah sembari kita bermain kita juga akan mendapatkan vocab (kosa kata) baru dan itu sangat membantu dalam speaking (berbicara). “
“Walaupun Scrabble mempunyai panutan atau sumber kamus yang berbeda beda, tapi untuk di Indonesia sendiri memakai kamus CSW15 yang kebanyakan bahasa inggris. Jadi ini sangat membantu sekali dalam speaking kita di Bahasa Inggris. Selain itu, di permainan ini kita juga dituntut harus teliti dan jeli tentu saja kesabaran itu perlu,” jelasnya lagi.
JSEC sendiri sudah sering mengirim anggotanya untuk mengikuti event perlombaan Scrabble, menurut Dedi (TBI/VII), agenda mingguan ini selain sebagai wahana belajar, juga dipersiapkan untuk mengahadapi event-event perlombaan, “Scrabble ini kami jadikan sebagai kegiatan community mingguan gunanya untuk melatih ingatan dalam menghafal huruf-huruf atau vocabulary. Selain itu bisa juga sebagai persiapan kami untuk lomba atau bertanding dengan english club lain.”
Mengakhiri penjelasannya, Laska merekomendasikan permainan ini untuk membantu anak-anak dalam menguasai Bahasa Inggris, “Terlebih Lagi, seperti yang saya bilang tadi ini sangat membantu anak-anak yang sangat kesulitan dalam menambah vocab dalam speaking bahasa inggris dan dapat melatih ketelitian kita,” pungkas Laska. (Tomi)