KONTINGEN IAIN METRO RAIH PERINGKAT 3 PEROLEHAN MEDALI EMAS PIONIR VIII 2017

11pionir_viii.jpg

IAIN METRO – Telah diberitakan sebelumnya bahwa medali emas pertama IAIN Metro dalam ajang PIONIR VIII Aceh diraih oleh Yossy Dewantari pada cabang tenis meja tunggal putri. Medali emas kedua kembali dipersembahkan Yossy Dewantari, kali ini berpasangan dengan Ratih pada cabang tenis meja ganda putri setelah berhasil mengalahkan tim IAIN Pekalongan dengan skor akhir 3-0. Kemudian medali emas ketiga dipersembahkan oleh tim voli setelah mengalahkan UIN Malang 3-0 pada babak final, sedangkan medali emas keempat diraih oleh Arif, atlet bulu tangkis tunggal putra.

Basri salah satu official kontingen IAIN Metro menjelaskan selain empat medali emas tersebut, kontingen IAIN Metro juga meraih satu medali perak yang dipersembahkan oleh Hendrik Julianto melalui cabang lomba kaligrafi dekorasi. Sehingga total perolehan medali untuk kontingen IAIN Metro Lampung pada PIONIR VIII Aceh 2017 adalah empat medali emas dan satu medali perak. “Total kita mendapatkan empat medali emas dan satu medali perak”, ujar Basri.

Sementara menurut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Ida Umami, dari total peroleh medali emas tersebut, kontingen IAIN Metro menduduki peringkat ketiga nasional, setelah UIN Ar-Raniry Banda Aceh di peringkat satu dengan 6 medali emas, 3 perak, dan 9 perunggu,  disusul peringkat dua IAIN Tulungagung dengan 6 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu.  Sementara IAIN Metro meraih 4 medali emas dan 1 medali perak.

“Alhamdulillah kontingen IAIN Metro mendapatkan urutan ketiga dalam ajang PIONIR VIII Aceh 2017”, terang mantan Direktur Pascasarjana IAIN Metro ini.

Rektor IAIN Metro Enizar, menyambut gembira dan bangga serta memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. “Alhamdulillah kontingen IAIN Metro pada PIONIR VIII di UIN Ar-Raniry Banda Aceh menunjukkan prestasi yang luar biasa. Prestasi non akademik merupakan salah satu indikator keberhasilan mahasiswa dan  perguruan tinggi. Empat medali emas dan satu medali perak menjadikan IAIN Metro sejajar dengan  beberapa UIN dan juara umum pionir sebelumnya UIN Banten”, ujar Enizar. 

Lebih lanjut Enizar menyampaikan jika ajang ini  klasemen diukur berdasarkan ranking atau kompetisi lain yang dianugerahi medali emas perak atau perunggu, maka IAIN Metro ada di posisi ketiga bersama dengan UIN Makasar setelah tuan rumah UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan IAIN  Tulungagung.

“Atas nama pimpinan dan warga IAIN Metro kami sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada atlet dan official. Terimakasih kepada semua kontingen yang telah mengharumkan nama kampus kita perjuangan yang begitu gigih dan berat. Salam prestasi dan sukses selalu jaya IAIN Metro kita” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Suhairi, juga memberikan tanggapan dan apresiasinya kepada kontingen yang mewakili IAIN Metro dalam PIONIR VIII Aceh 2017.

“Kontingen IAIN Metro telah menorehkan prestasi yang cukup membanggakan pada PIONIR VIII di Banda Aceh. Untuk yang akan datang semoga perolehan mendali  dan prestasi dapat terus ditingkatkan”, jelasnya.

Selanjutnya Suhairi menegaskan bahwa mahasiswa yang berprestasi, baik secara akademik maupun non akademik, seperti peraih medali pada PIONIR perlu mendapat apresiasi dan reward. “Insyaallah dalam waktu dekat akan diterbitkan peraturan rektor berkaitan dengan hal tersebut. Demikian pula, bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi, termasuk di bidang olahraga, akan diprioritaskan dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB)”, imbuh Suhairi.

Ditemui di tempat berbeda, Wakil Rektor II Mukhtar Hadi menyampaikan rasa bangga dan harapannya bahwa IAIN Metro harus berbangga hati kepada seluruh kontingen PIONER VIII yang bertarung di Aceh. Utamanya untuk para atlet yang berhasil memperoleh medali maupun yang belum, atas segala perjuangan yang sudah dilakukan dalam mengharumkan nama baik IAIN Metro di kancah nasional.

“Mudah-mudahan prestasi ini dapat memacu prestasi lainnya yang lebih tinggi dan memotivasi atlet IAIN Metro agar mempersiapkan diri untuk perlombaan yang akan datang. Perbanyaklah bersyukur dengan terus berusaha meningkatkan diri dan prestasi secara terus menerus”, harap Mukhtar Hadi.

Ida Umami selaku Wakil Rektor III yang sekaligus sebagai Koordinator Kontingen IAIN Metro pada PIONIR VIII di Banda Aceh, menyampaikan ucapannya secara khusus berkaitan degan berakhirnya kegiatan PIONIR VIII yang dilaksanakan di Banda Aceh dari tanggal 24 April-2 Mei 2017.

“Kami dari IAIN Metro Lampung mengucapkan puji syukur alhamdulillah atas nikmat dan rahmat yang diberikan oleh Allah subhanahu wa ta'ala berupa kesehatan dan keberkahan kepada seluruh kontingen dan kita semua. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Kasubdit. Sarpras Kementerian Agama RI, Panitia, dan waslitev atas kesuksesan PIONIR VIII. Selamat kepada UIN Ar-Raniry Banda Aceh atas kesuksesan penyelenggaraan PIONIR VIII sekaligus sebagai Juara Umum. Selamat kepada seluruh kontingen baik dari UIN, IAIN dan STAIN seluruh PTKIN se-Indonesia atas keberhasilan yang dicapai dalam PIONIR VIII dan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas perkataan dan perbuatan kami yang kurang berkenan. Terimakasih kepada seluruh atlet IAIN Metro yang telah bertanding dengan sepenuh jiwa dan raga, serta telah memberikan yang terbaik untuk IAIN Metro Lampung secara sportif, jujur dan senantiasa berdzikir dengan penuh kesholehan. Medali bukan segala-galanya tetapi akhlakul karimah adalah utama. Terimakasih kapada seluruh unsur pimpinan, dosen, karyawan, pelatih, pendamping, official serta seluruh sivitas akademika IAIN Metro Lampung atas doa dan dukungannya. Semoga Allah SWTmeridhoi kita semua. Amiin”, harap Ida. [adm/ds] 

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.