Lampung Timur, metrouniv.ac.id – Sesaat jelang dhuhur, rektor IAIN Metro melakukan pengguntingan pita sebagai penanda diresmikannya penggunaan Masjid Kampus II (Selasa, 26/02/ 2025). Masjid yang diberi nama “Ummul Mukminin Khadijah RA” tersebut telah dinyatakan selesai pembangunannya dan dapat digunakan sebagai tempat ibadah baik bagi civitas akademika maupun masyarakat sekitar.

Peresmian yang dilanjutkan dengan shalat berjama’ah tersebut disaksikan oleh perwakilan donatur, Bp Ramli dan Bp Tauhid dari Yayasan Ummul Mukminin Timur Tengah, Ketua panitia pembangunan, jajaran pimpinan, senat, Dharma Wanita Persatuan serta ASN di lingkungan IAIN Metro.

Usai shalat, Drs. Kuryani, M.Pd, selaku ketua panitia pembangunan masjid yang mengawal pembangunan dari nol dan aktif mengumpulkan dana dari berbagai pihak, melaporkan dana yang terkumpul dan penggunaannya. Beliau menyampaikan bahwa pembangunan masjid ini merupakan sumbangan jariah dari seluruh civitas akademika IAIN Metro, termasuk dosen, tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa, alumni, serta masyarakat sekitar terutama Yayasan Ummul Mukminin selaku donatur utama.

Mewakili Yayasan Ummul Mu’minin, Bp Ramli dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf atas kurang maksimalnya bantuan. ” Untuk pembangunan ini yayasan hanya sebatas membantu materialnya saja dari awal hingga berdirinya Masjid, selebihnya merupakan kebaikan dari keluarga besar IAIN Metro sehingga Masjid ini dapat cepat terselesaikan”.
Rasa syukur yang mendalam juga disampaikan Rektor IAIN Metro, Prof. Siti Nurjanah, dalam sambutannya, “Alhamdulillah, akhirnya pembangunan masjid ini tuntas dan dapat segera digunakan”. Rektor juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua donatur yang telah berpartisipasi, baik dalam bentuk material maupun dukungan moral. “Semoga masjid ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, tidak hanya sebagai tempat ibadah tetapi juga untuk kegiatan sosial dan peningkatan ekonomi,” harapnya.
Ia juga menambahkan bahwa prasasti masjid ini telah ditandatangani oleh Menteri Agama sebelumnya, Yaqut Kholil Qoumas, dan telah dilaporkan kepada Menteri Agama yang baru, Prof. Nasaruddin Umar.




Masjid Kampus II IAIN Metro, yang didesain dengan nyaman dengan luasan 20 x 20 m ini, berawal dari kegelisahan Dr. Zuhairi (dekan FTIK) akan ketiadaan tempat ibadah yang disampaikan kepada Dr. Baitus Salim (PPs). Keinginan untuk memiliki masjid yang layak dan memadai akhirnya terkoneksi dengan pimpinan dan pihak donatur, dan akhirnya segera dibentuklah panitia pembangunan dengan ditunjuknya Drs. Kuryani, M.Pd. sebagai ketua.

Kini IAIN Metro memiliki 2 Masjid di kampus yang berbeda, Masjid Adzkiya terletak di Kampus I IAIN Metro yang berlokasi di Metro Timur, merupakan bantuan dari Yayasan Pancasila yang ke 999, sementara Masjid Ummul Mu’minin Khadijah RA yang terletak di Kampus II Banjarrejo Lampung Timur adalah bantuan pertama dari Yayasan Ummul Mukminin Timur Tengah.
Dengan peresmian masjid ini, IAIN Metro berharap dapat semakin memakmurkan masjid dan menjadikannya sebagai pusat kegiatan yang mendukung kemajuan akademik dan sosial di kampus.(lk)