Metro, metrouniv.ac.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung terus memperkuat pengembangan akademik dengan mendorong pembukaan program studi baru. Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah pengajuan borang Program Studi Informatika, yang saat ini memasuki tahap final sebelum proses submit, Kamis (12/3)

Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Ida Umami, menegaskan bahwa proses pengajuan borang harus dikawal secara serius agar tidak terjadi miskomunikasi seperti yang pernah dialami pada proses pengajuan program studi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Menurutnya, langkah antisipatif sangat penting agar seluruh dokumen yang diajukan benar-benar sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.

“Perlu lebih cermat dalam melihat masa berlaku akreditasi. Jangan sampai terjadi miskomunikasi seperti sebelumnya,” ujar Rektor.
Terkait submit prodi baru ini, rektor menyampaikan, “Kita harus bersinergi untuk memperbaiki dan memastikan pengajuan Prodi Informatika ini dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Rektor juga meminta Wakil Rektor Bidang Akademik serta pihak terkait untuk turut mengawal proses pengajuan tersebut. Hal ini penting agar tahapan administrasi maupun substansi akademik dapat dipastikan memenuhi standar yang ditetapkan.

Selain fokus pada pembukaan program studi baru, UIN Jurai Siwo Lampung juga tengah menargetkan peningkatan kualitas akreditasi program studi. Tahun ini, universitas menyiapkan 10 program studi untuk proses reakreditasi, yang diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam meraih akreditasi unggul.
Rektor menegaskan bahwa capaian akreditasi merupakan indikator yang jelas dan terukur dalam menilai kualitas perguruan tinggi. Untuk menuju Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Unggul, setidaknya 40 persen program studi harus terakreditasi unggul.
“Dari 10 program studi yang akan diajukan reakreditasi, paling tidak lima di antaranya harus mampu meraih akreditasi unggul. Ini menjadi target penting yang dapat diukur dan dilihat secara jelas,” tegasnya.
Menurutnya, setelah bertransformasi menjadi universitas, UIN Jurai Siwo Lampung tidak hanya menawarkan program studi keislaman kepada masyarakat, tetapi juga mulai mengembangkan berbagai program studi umum yang relevan dengan kebutuhan zaman, termasuk bidang teknologi dan informatika.
Selain itu, capaian akreditasi unggul juga menjadi salah satu syarat penting dalam memperoleh berbagai program pendanaan pendidikan, termasuk Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB). Salah satu indikator utamanya adalah akreditasi institusi yang unggul.

UIN Jurai Siwo Lampung sendiri menargetkan pengajuan akreditasi institusi pada tahun 2027. Untuk mempersiapkan hal tersebut, Rektor meminta Wakil Rektor Bidang Akademik bersama Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) untuk segera mengumpulkan seluruh program studi dan pihak terkait guna melakukan koordinasi serta menyusun borang akreditasi dengan format terbaru.
Sementara itu, proses penyusunan dan pengajuan borang Program Studi Informatika dipimpin oleh Haris Setiaji. Tim penyusun telah melakukan berbagai revisi dan penyempurnaan dokumen agar pengajuan kali ini dapat berjalan sukses.

Tim juga diketahui telah melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan sejumlah perguruan tinggi lain sebagai bagian dari proses penguatan dokumen akademik. Beberapa isu penting yang sempat menjadi perhatian, seperti kebutuhan dosen dan penyusunan kurikulum, kini telah mendapatkan solusi.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, pihak universitas berharap proses pengajuan borang Prodi Informatika dapat segera disetujui dan menjadi bagian dari penguatan pengembangan program studi umum di UIN Jurai Siwo Lampung. Keberadaan prodi tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing universitas di tingkat nasional.()