Jakarta, metrouniv.ac.id — Dalam rangka menyambut Hari Kartini Tahun 2026 serta mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi program kerja, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar kegiatan Halal Bi Halal dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DWP Kemenag RI se-Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Rabu (15/04/2026).
Acara yang dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. KH. Nasaruddin Umar, para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama, staf ahli dan staf khusus Menteri Agama, pengurus pusat DWP Kemenag RI, serta pengurus DWP Kantor Wilayah Kemenag dan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) se-Indonesia, dimana UIN Jurai Siwo Lampung hadir dalam kegiatan yang langsung dohadiri oleh Ketua DWP, Masnawati Ali Yudiyanto.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua DWP Kemenag RI, Sinarliati Kamaruddin Amin, menyampaikan laporan capaian serta arah program organisasi ke depan. Kegiatan dilanjutkan dengan arahan dari Penasihat DWP Kemenag RI, Helmi Nasaruddin Umar, yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendukung pembangunan bangsa melalui organisasi DWP.
Paparan program turut diisi dengan penayangan video program unggulan terbaik dari DWP Kanwil dan PTKN, serta pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada Kanwil dan PTKN terbaik dalam kategori e-Reporting dan program unggulan. Momen ini menjadi bentuk apresiasi atas kinerja dan inovasi yang telah dilakukan oleh seluruh jajaran DWP di Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya silaturahmi yang mampu membangun hubungan saling menguatkan dan menciptakan sinergi positif. Ia juga menegaskan peran strategis perempuan dalam lingkungan keluarga.
“Jadilah perempuan yang tidak hanya sekadar hadir, tetapi menjadi perempuan yang dapat memberikan arti untuk keluarga dan masyarakat,” tutupnya.
Kegiatan semakin bermakna dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Maulana yang menekankan pentingnya peran ibu dalam membentuk karakter dan kebahagiaan anak. Ia mengingatkan bahwa kehadiran seorang ibu sangat dibutuhkan dalam berbagai fase kehidupan anak, baik dalam kondisi suka maupun duka.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pelatihan kepribadian diri yang dibawakan oleh Sri Sumahardani. Materi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas diri anggota DWP dalam pembawaan diri di tengah masyarakat. Pelatihan dilengkapi dengan praktik langsung, mulai dari cara berjalan, tersenyum, duduk, hingga komunikasi yang baik bagi perempuan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi sharing bersama Penasihat DWP, Helmi Nasaruddin Umar, yang memberikan ruang bagi anggota untuk berbagi pengalaman, capaian program, serta kendala di lapangan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.

Ketua DWP UIN Jurai Siwo Lampung, Masnawati Ali Yudiyanto berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi mampu memperkuat program kerja organisasi ke depan.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar pertemuan, tetapi diharapkan dapat membawa inspirasi serta memperkuat kontribusi organisasi dalam mendukung program-program Kementerian Agama, sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan nasional,” ujarnya.