Metro, metrouniv.ac.id – Rabu, 4 Maret 2026, civitas akademika UIN Jurai Siwo Lampung menyelenggarakan Placement Test Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) bagi seluruh dosen dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini digelar di tengah suasana Ramadan, bulan penuh keberkahan dan penyucian jiwa, sehingga tak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga momen pembinaan spiritual bagi setiap peserta.

Rektor UIN Jusila, Prof. Ida Umami membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya penguasaan Al-Qur’an bagi ASN sebagai landasan moral dan spiritual dalam menjalankan tugas, baik di lingkungan kampus maupun sebagai aparatur negara. “Kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an bukan sekadar kompetensi teknis, tetapi fondasi integritas, akhlaq, dan keikhlasan dalam setiap tindakan kita,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Ma’had Al-Jami’ah UIN Jurai Siwo Lampung. Mudir Ma’had, Taufid Hidayat Nazar, Lc., M.H., menyampaikan arahan teknis: setelah pembukaan, seluruh peserta melaksanakan tes tulis Al-Qur’an secara bersamaan di room meeting utama yang dipandu penguji. Selesai tes tulis, peserta bergiliran mengikuti tes baca Al-Qur’an di breakroom sesuai kelompok masing-masing. Operator bertugas memasukkan peserta ke breakroom, sementara mereka yang menunggu giliran tetap berada di room utama.

Kegiatan daring ini terbagi ke dalam 16 kelompok dengan 16 penguji, melibatkan seluruh ASN tanpa terkecuali, termasuk rektor dan jajaran pimpinan. Tes ini bertujuan memetakan kemampuan setiap ASN sehingga pembinaan lanjutan dapat dilakukan secara tepat dan berkesinambungan. Peserta yang lulus akan menerima sertifikat sebagai pengakuan kompetensi mereka dalam BTQ.

Selain dimensi teknis, kegiatan ini juga menekankan nilai spiritual. Tadarus Al-Qur’an rutin digelar di ruang kerja untuk menumbuhkan kesadaran religius dalam kehidupan sehari-hari. Puncaknya, Jumat malam nanti, civitas akademika akan memperingati Nuzulul Qur’an dengan melibatkan mahasiswa, meneguhkan komitmen bersama dalam meneladani wahyu pertama yang turun sebagai pedoman hidup.

Sebagaimana disampaikan rektor bahwa semangat kegiatan ini selaras dengan tagline kampus, BERIMAN (Berintegritas, Bermoralitas, Berakhlaqul Karimah, dan Berjiwa Nasionalis). Melalui BTQ, ASN diharapkan tumbuh menjadi pribadi ikhlas, sabar, dan tawadhu’, yang mampu mengaplikasikan nilai Qur’ani dalam rumah tangga, lingkungan kerja, dan peran sosial mereka.

Dengan Placement Test BTQ ini, UIN Jurai Siwo Lampung tidak sekadar mengevaluasi kemampuan, tetapi juga meneguhkan identitasnya sebagai kampus Qur’ani yang menggabungkan keilmuan, integritas, dan kedalaman spiritual dalam setiap aktivitas akademik. Ramadan menjadi momentum sempurna bagi ASN untuk menyelaraskan ilmu, amal, dan karakter. ()