Metro, metrouniv.ac.id – UIN Jurai Siwo Lampung menggelar kegiatan Uji Kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Jabatan Fungsional Non Dosen dan Pelaksana selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampus I UIN Jurai Siwo Lampung sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur.
Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Ida Umami, melalui Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dedi Irwansyah, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Pembukaan berlangsung di Ruang Syaifudin Zuhri, Gedung Rektorat Lantai II, Kampus I UIN Jurai Siwo Lampung, pada Senin (22/12/2025).
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Rektor I, Prof. Dedi Irwansyah menyampaikan harapannya agar melalui pelaksanaan uji kompetensi ini dapat terwujud peningkatan kualitas serta kompetensi ASN, khususnya dalam memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada mutu. Ia juga berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar serta menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh peserta.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) UIN Jurai Siwo Lampung, Win Hartan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa uji kompetensi merupakan langkah strategis tidak hanya untuk mengukur kemampuan dan kompetensi ASN, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan kapasitas, pengalaman, serta perencanaan jenjang karier ke depan.
Win Hartan juga membagikan sejumlah pengalamannya selama mengabdi sebagai ASN di lingkungan Kementerian Agama. Hal tersebut disampaikannya sebagai bentuk motivasi agar para peserta mengikuti seluruh rangkaian uji kompetensi dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai momentum peningkatan kualitas diri.
Diketahui, kegiatan uji kompetensi ini diikuti oleh 25 peserta, yang terdiri atas 12 peserta pemetaan Jabatan Administrator dan 13 peserta Jabatan Pengawas. Kegiatan menghadirkan empat orang Asesor SDM Aparatur Ahli Pratama.
Rangkaian uji kompetensi pada hari pertama, Senin (22/12/2025), meliputi psikometri, pengisian daftar riwayat hidup, pengerjaan Q-kompetensi dan critical incident, wawancara tertulis, serta analisis kasus. Selanjutnya, pada hari kedua, Selasa (23/12/2025), kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Leaderless Group Discussion (LGD) dan sesi wawancara. Adapun pada hari terakhir, Rabu (24/12/2025), kegiatan difokuskan pada penyelesaian seluruh rangkaian wawancara peserta.