Metro, metrouniv ac.id – UIN Jurai Siwo Lampung sukses menyelenggarakan Grand Final Pemilihan Duta Kampus 2026 di Gedung Academic Centre (GAC), Kampus 2 UIN Jurai Siwo Lampung, Minggu (18/9/2026). Sebanyak 18 finalis berkompetisi untuk memperebutkan gelar Winner, Runner Up 1, Runner Up 2, serta berbagai kategori Duta Atribut yang diharapkan mampu merepresentasikan nilai dan identitas kampus.
Dalam ajang tersebut, Rifki Ahmad Afandi dari Program Studi Hukum Tata Negara terpilih sebagai Winner Putra, sedangkan Siti Wahidatun Muazah dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah meraih gelar Winner Putri. Keduanya berhasil melewati rangkaian seleksi yang menuntut kesiapan, kemampuan komunikasi, wawasan, serta penampilan yang meyakinkan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Aria Septi Anggaira, yang mewakili Rektor dalam sambutannya, menegaskan bahwa Duta Kampus akan menjadi garda terdepan dalam merepresentasikan UIN Jurai Siwo Lampung kepada masyarakat. Karena itu, seorang duta tidak cukup hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga perlu didukung etika, kecakapan komunikasi, wawasan, dan kepribadian yang baik.
Ia berharap para duta terpilih mampu menjadi representasi mahasiswa yang religius dan memberikan dampak positif, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat. Dengan demikian, gelar yang diraih tidak berhenti sebagai sebuah pencapaian personal, tetapi menjadi amanah untuk berkontribusi dan menjaga nama baik institusi.

Babak Grand Final berlangsung meriah ketika 18 finalis memasuki panggung dengan koreografi dalam berbagai formasi dalam balutan busana tradisional Lampung. Penampilan tersebut memperlihatkan perpaduan kepercayaan diri dan kebanggaan terhadap budaya daerah. Persiapan melalui gladi resik sehari sebelumnya tampaknya sangat mendukung kelancaran rangkaian acara.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran para pendukung yang terdiri atas rekan-rekan mahasiswa dan keluarga finalis. Sorak dukungan dari penonton menambah antusiasme sepanjang acara, terlebih ketika para peserta menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri.
Proses penilaian sendiri dilakukan secara komprehensif dengan mengakumulasi nilai dari seluruh tahapan seleksi, mulai dari penyerahan portofolio, photoshoot, karantina selama dua hari, catatan pemateri dan pengamatan panitia atas peserta selama sesi materi, unjuk bakat, wawancara, hingga penjurian pada babak Grand Final.
Dewan juri berasal dari berbagai bidang dan unsur, yakni Sanggar Kartini, Mekhanai Lampung Timur, Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Jurai Siwo Lampung, Kepala Perpustakaan Bait Al Hikmah, Direktur Ma’had Al Jami’ah, serta Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (AKU) UIN Jurai Siwo Lampung. Keberagaman latar belakang tersebut diharapkan dapat mendukung penilaian yang menyeluruh terhadap kapasitas dan potensi para finalis.
Kemampuan seni mahasiswa turut mewarnai acara melalui penampilan Nayla Savarita dan Gusti Maharani. Keduanya membawakan lagu dengan suara merdu, memberikan selingan hiburan di tengah rangkaian kompetisi. Selain berbakat di bidang tarik suara, keduanya juga memiliki pengalaman dalam kontes duta dan pernah meraih prestasi di tingkat provinsi.
Ketua Pelaksana, Luky Virman Assodiq, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan Pemilihan Duta Kampus 2026 telah melalui proses panjang, mulai dari sosialisasi, pendaftaran peserta, pemotretan, karantina, wawancara, unjuk bakat, hingga Grand Final. Seluruh tahapan tersebut membutuhkan waktu, tenaga, dan koordinasi dari berbagai pihak.
Acara ini turut dihadiri jajaran pimpinan universitas dan fakultas, mulai dari Wakil Rektor I, dekan dan wakil dekan, kepala biro, kepala subbagian, ketua program studi, hingga perwakilan unit dan pusat di lingkungan kampus. Hadir pula tamu eksternal, termasuk Duta Bahasa Provinsi dan duta kampus dari sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Adapun penerima gelar Runner Up 1 Putra dan Putri adalah Babul Huda dari Program Studi Ilmu Hadis dan Salwa Hanina Arrosi dari Program Studi Hukum Keluarga Islam. Sementara itu, Runner Up 2 Putra dan Putri diraih oleh M. Rasyid Dakirullah dari Program Studi Hukum Keluarga Islam dan Kharisma Gita Praphastuti dari Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.
Pada kategori Duta Atribut, Duta Bahasa Putra diraih Fikri Rahmadani dari Tadris Bahasa Inggris dan Duta Bahasa Putri oleh Rahmatus Safa’ah dari Komunikasi Penyiaran Islam. Duta Pesantren Putra dan Putri masing-masing diraih Maulana Maher Zuki dari Hukum Tata Negara dan Adellia Artika dari Bahasa dan Sastra Arab.
Duta Lingkungan Putra diraih Gina Aulia Rahma, sedangkan Duta Lingkungan Putri diraih Almanis Sukowati, keduanya dari Program Studi Hukum Tata Negara. Pada kategori Duta Gender dan Anak, gelar Putra diraih Dumas Cahyo Nugroho dari Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan gelar Putri diraih Rika Meilia Sari dari Pengembangan Masyarakat Islam.

Sementara itu, Dewi Wulandari dari Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial meraih gelar Duta Sosial Media 1 dan Rana Zakiyah dari Ekonomi Syariah sebagai Duta Sosial Media 2. Gelar Duta Literasi diraih Ulfa Tsamroturrofiqoh dari Bimbingan Penyuluhan Islam, sedangkan Duta Keterbukaan Informasi diraih Khaliza Zhahwa Najwa dari Komunikasi Penyiaran Islam.
Melalui penyelenggaraan ini, UIN Jurai Siwo Lampung berharap para duta terpilih dapat menjalankan perannya secara aktif dalam mempromosikan kampus, mengembangkan potensi mahasiswa, serta memperkuat citra institusi. Gelar yang diraih diharapkan menjadi awal dari kontribusi nyata yang mencerminkan karakter religius, kecakapan, dan kepedulian sosial. ( )