Metro, metrouniv ac.id – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Matematika UIN Jurai Siwo Lampung menggelar kegiatan yang meliputi Kajian Ramadhan, Buka Bersama, serta kegiatan sosial HIMATAMA Berbagi. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, jajaran dosen Tadris Matematika, alumni, serta pengurus HMPS Tadris Matematika dengan total sekitar 85 peserta. Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keimanan sekaligus mempererat ukhuwah di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan pertama dilaksanakan pada Jumat, 6 Maret 2026 dengan agenda Kajian Ramadhan dan Buka Bersama yang mengusung tema “Momentum Ramadhan: Menata Hati, Membangun Versi Terbaik Diri”. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Acara diawali dengan sambutan oleh Ketua Pelaksana, Ismi Nurfadilah, kemudian dilanjutkan sambutan dari Ketua Himpunan Mahasiswa Tadris Matematika, Saiful Mahfud. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan kajian Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Saipullah, M.A.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Saipullah mengingatkan para peserta tentang makna puasa yang sesungguhnya. Menurut beliau, puasa tidak hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan dahaga semata, tetapi juga menahan diri dari berbagai perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah.
Ustadz Saipullah menyampaikan bahwa menjaga lisan merupakan salah satu bentuk pengendalian diri yang sangat penting selama menjalankan ibadah puasa.
“Puasa itu bukan hanya sekadar menahan makan dan minum, tetapi juga menahan lisan dari berbagai maksiat seperti ghibah, berbicara kotor, menyakiti saudara, dan berbagai perbuatan yang dapat merusak nilai ibadah puasa,” ujarnya di hadapan para peserta kajian.
Lebih lanjut, beliau menekankan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat bagi setiap muslim untuk melakukan evaluasi diri. Apabila seseorang masih melakukan kebiasaan buruk seperti ghibah, berbohong, maupun perbuatan maksiat lainnya saat berpuasa, maka hal tersebut perlu menjadi bahan refleksi agar ibadah yang dijalankan benar-benar memberikan dampak perubahan dalam kehidupan.
Menurut pemateri, Ramadhan seharusnya menjadi sarana untuk menata hati dan membangun pribadi yang lebih baik. Dengan memperbaiki akhlak serta meningkatkan kualitas ibadah, setiap muslim diharapkan mampu menjadi versi terbaik dari dirinya, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun dalam hubungan dengan sesama manusia.
Setelah penyampaian tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, Khotmil Qur’an, serta buka puasa bersama yang diikuti oleh seluruh peserta. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa hangat selama kegiatan berlangsung.

Rangkaian kegiatan Ramadhan tersebut kemudian dilanjutkan pada Sabtu, 7 Maret 2026 melalui kegiatan sosial bertajuk HIMATAMA Berbagi yang dilaksanakan di Yayasan SLB (Sekolah Luar Biasa) Tribakti Rejomulyo, Metro Selatan. Dalam kegiatan ini, para pengurus HMPS Tadris Matematika menyalurkan bantuan berupa bahan makanan pokok yang diperuntukkan bagi para siswa di yayasan tersebut.

Kegiatan ini disambut dengan hangat oleh pengasuh yayasan, KH. Hamim Huda, M.A., yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berbagi kepada sesama.
Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya berfokus pada aktivitas perkuliahan semata, tetapi juga perlu memiliki jiwa sosial serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Mahasiswa harus memiliki jiwa sosial dan semangat untuk saling peduli. Jangan hanya kuliah lalu pulang, tetapi isi masa mahasiswa dengan kegiatan-kegiatan sosial yang memberikan dampak bagi sesama,” pesannya.

Melalui kegiatan HIMATAMA Berbagi ini, HMPS Tadris Matematika berharap dapat menumbuhkan rasa empati, kepedulian sosial, serta semangat berbagi di kalangan mahasiswa, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dengan masyarakat.()