Bandung, metrouniv.ac.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem tata kelola dan pengawasan internal kampus. Melalui Satuan Pengawasan Internal (SPI), UIN Jusila berupaya meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi.
Sebagai bagian dari langkah penguatan tersebut, tim SPI UIN Jusila yang dipimpin oleh Nety Hermawati selaku Kepala SPI UIN Jusila melakukan studi tiru ke SPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk memperdalam wawasan dan meningkatkan kualitas pengawasan serta pengendalian internal di lingkungan UIN Jurai Siwo Lampung.
Selain Kepala SPI rombongan SPI UIN Jusila terdiri atas Sekretaris SPI, Berwin Anggara, beserta seluruh anggota tim yang turut aktif mengikuti rangkaian kegiatan di Bandung.
Pada pertemuan pembuka, Kepala SPI UIN Jusila, Nety Hermawati, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

“Kami sangat mengapresiasi penerimaan yang begitu terbuka dan hangat dari pihak SPI UIN Bandung. Semoga kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang dapat memperkuat sistem pengawasan dan pengendalian internal di UIN Jusila,” ujar Nety.
Selama kegiatan berlangsung, tim SPI UIN Jusila memperoleh banyak pembelajaran mengenai Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) serta pelaksanaan reviu berbagai kegiatan pengawasan, seperti reviu rencana kerja dan anggaran, reviu RBA (Rencana Bisnis dan Anggran), pemantauan tindak lanjut hasil audit, pemantauan kegiatan KKN, hingga evaluasi kinerja unit. Selain itu, pembahasan juga menyoroti manajemen risiko, di mana SPI UIN Bandung telah berhasil meraih nilai maturitas SPIP sebesar 3,5.
Sekretaris SPI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Euis Heni Erlina, menyampaikan rasa senangnya atas kunjungan tersebut.
“Kami senang dapat berbagi pengalaman yang telah dijalankan di SPI UIN Bandung. Semoga kita dapat terus saling belajar dan berkolaborasi dalam meningkatkan tata kelola yang baik,” ungkap Heni.
Selain itu, Sekretaris SPI UIN Jusila, Berwin Anggara, menjelaskan bahwa program pengawasan SPI UIN Jusila di tahun mendatang akan disusun dengan menyesuaikan arah kelembagaan kampus yang kini telah bertransformasi dari IAIN menjadi UIN.
“Kami ingin memastikan arah pengawasan lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan kelembagaan UIN Jusila yang kini semakin luas dan kompleks,” jelas Berwin.

Sebagai penutup, SPI UIN Bandung memberikan masukan agar SPI UIN Jusila ke depan dapat menyelenggarakan workshop internal bagi setiap unit kerja terkait manajemen risiko. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat peran SPI dalam menjalankan fungsi pengawasan secara efektif dan berkelanjutan.
Sementara Kepala Biro AUAK UIN Jurai Siwo Lampung, Ahmad Supardi, berharap agar kegiatan studi tiru yang dilakukan akan meningkatkan akuntabilitas kampus khususnya dalam pengelolaan anggaran negara.
“kegiatan studi tiru ini sebagai upaya dalam peningkatan tata kelaola, dimana SPI UIN Jurai Siwo Lampung melakukan studi tiru ke UIN Bandung tentunya dengan harapan dapat terus meningkatkan mutu tata kelola dan akuntabilitas pengawasan di lingkungan universitas, sejalan dengan semangat transformasi menuju kampus unggul dan berdaya saing,” ungkapnya.

agenda dikahiri dengan penyerhan cinderamata dan foto bersama antara SPI UIN Jusila dengan tim SPI UIN Bandung.