SOSIALISASI DINI PMB UIN JUSILA 2025 RAMPUNG, TANGGAMUS JADI LOKASI PENUTUP

WhatsApp Image 2025-12-31 at 16.44.20

Metro, metrouniv.ac.id — Rangkaian kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UIN Jusila Tahun 2025 resmi berakhir di Kabupaten Tanggamus. Penutupan rangkaian sosialisasi ini menandai keseriusan UIN Jusila dalam mengenalkan lembaga secara lebih luas kepada para siswa SMA/sederajat dan santri pondok pesantren, sekaligus memperkuat jejaring dengan institusi pendidikan di berbagai daerah.

Sejak Oktober hingga Desember 2025, UIN Jusila secara intensif melaksanakan sosialisasi PMB melalui berbagai strategi. Selain memanfaatkan momentum kegiatan yang menghadirkan massa pelajar seperti UIN CUP, Gebyar FTIK, dan FUADIC Fest, tim PMB juga melakukan kunjungan langsung ke sekolah dan pondok pesantren serta mengundang pimpinan sekolah yang tergabung dalam MKKS.

Pola sosialisasi ini dilakukan melalui silaturahmi dengan pimpinan lembaga, penyampaian informasi kepada siswa dalam forum besar, hingga sosialisasi di kelas-kelas.

Hingga akhir pelaksanaan, tercatat sebanyak 63 sekolah dan pondok pesantren telah dikunjungi, yang tersebar di berbagai kabupaten. Kabupaten Tanggamus menjadi titik akhir rangkaian sosialisasi, dengan kunjungan ke Kantor Kementerian Agama setempat dan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Dalam setiap kesempatan, sosialisasi PMB UIN Jusila tidak hanya berfokus pada jalur penerimaan mahasiswa baru, tetapi juga mengenalkan profil kelembagaan UIN Jusila sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang terus berbenah dan berkembang. Para siswa diperkenalkan dengan visi keilmuan UIN Jusila, ragam pilihan program studi lintas fakultas, serta fasilitas kampus yang mendukung kegiatan akademik dan pengembangan minat bakat mahasiswa.

Aspek pembiayaan pendidikan menjadi salah satu perhatian utama dalam sosialisasi tersebut. Tim PMB menjelaskan skema Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang terjangkau dan berkeadilan, disertai dengan berbagai program beasiswa yang ditawarkan UIN Jusila, baik beasiswa prestasi akademik dan nonakademik maupun beasiswa afirmasi. Informasi ini diharapkan dapat menumbuhkan keyakinan siswa dan orang tua bahwa kuliah di UIN Jusila dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.

Kunjungan ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tanggamus menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian sosialisasi. Pimpinan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, KH. Hidayatul Musthofa, menyampaikan harapannya agar para santri tetap melanjutkan studi di lingkungan yang kondusif dan sejalan dengan tradisi kepesantrenan. Sebelumnya, sebagian santri cenderung mengarahkan pilihan studi ke PTKIN lain namun dengan konsekwensi kehilangan aspek kebutuhan santri yakni tetap bisa mengikuti kajian diniyyah ala pesantren.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Dr. Akla bersama tim menegaskan komitmen UIN Jusila dalam menjaga keberlanjutan pendidikan diniyah santri. Lingkungan Kampus Metro yang dikelilingi pondok pesantren salafiyah menjadi keunggulan tersendiri, karena memungkinkan mahasiswa berlatar pesantren tetap mengkaji kitab dan melanjutkan program tahfiz Al-Qur’an.

“Para santri tidak perlu khawatir terputus dalam belajar diniyah, baik mengkaji kitab maupun bagi para penghafal Al-Qur’an, karena kampus kami dikelilingi banyak pondok pesantren,” ujar Prof. Dr. Akla.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sosialisasi PMB kali ini dilaksanakan lebih awal. Jika sebelumnya sosialisasi baru dilakukan beriringan dengan masa pendaftaran mahasiswa baru, pada tahun ini UIN Jusila mengambil langkah antisipatif untuk membangun minat dan kepercayaan calon mahasiswa sejak dini.

Sebagaimana disampaikan Kasubbag Layanan Akademik, daya tampung mahasiswa baru UIN Jusila tahun 2026 ditetapkan sebanyak 1.315 mahasiswa, meningkat dari 1.130 mahasiswa pada tahun sebelumnya. Kenaikan sekitar 14 persen ini menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga untuk terus memperluas jangkauan dan strategi sosialisasi.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, UIN Jusila juga mulai menyasar para wali siswa. Berdasarkan analisis Wakil Rektor I, Prof. Dedi, serta masukan dari Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tanggamus, orang tua memiliki peran strategis dalam menentukan keberlanjutan studi anak. Oleh karena itu, sosialisasi perlu diarahkan pula secara massive ke majelis taklim ibu-ibu, seperti kelompok pengajian Muslimat dan Aisyiyah.

Ke depan, UIN Jusila telah mengagendakan partisipasi dalam berbagai Expo Kampus di sejumlah sekolah pada awal tahun 2026 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkenalkan UIN Jusila secara lebih luas dan meningkatkan animo calon mahasiswa baru. (Luky)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.