Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi Implementasi Dokumen PPRG

6SOSIALISASI-MONITORING-PPRG.jpg

Metro, metrouniv.ac.id – Senin (9/4) Untuk mengetahui sejauh mana implementasi dokumen PPRG (Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender), Tim PPRG IAIN Metro mengadakan Sosialisasi Monitoring dan Evaluasi Implementasi dokumen PPRG  dengan menghadirkan seluruh pejabat struktural di lingkungan IAIN Metro mulai dari Wakil Rektor, Dekan, kepala jurusan, kepala unit dan kepala pusat. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan evaluasi dokumen PPRG oleh tim UIN Malang kepada IAIN Metro.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor 2, Mukhtar Hadi, menyatakan bahwa PPRG tidak hanya diimplementasikan pada pembangunan fisik, tetapi juga pada sektor non-fisik. “Seluruh unit harus bersiap untuk menerima tim monitoring dari UIN Malang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasubbag Perencanaan, Agus Hamdani, menyatakan, “pihak lembaga telah megakomodir data-data yang mengarah kepada APKM di dalam PPRG dan ARG”. Ia juga menambahkan bahwa hasil analisis gender seyogyanya sudah dimasukkan di dalam renstra, renop dan SPMI.

Sebagaimana diketahui, IAIN Metro telah menjadi bagian dari program PPRG Kementrian Agama sejak 2016 dengan menghasilkan 16 dokumen. Kemudian pada 2017 tim PIC PPRG IAIN Metro melakukan kegiatan pendampingan PPRG dan ARG pada Kanwil Kemenag sepropinsi Lampung yang menghasilkan 16 Dokumen. Kemudian tahun 2018, IAIN Metro bersama UIN Malang diberikan mandat kembali untuk mengevaluasi implementasi dokumen PPRG 12 PTKIN. Dan pada Oktober 2018, IAIN Metro ditunjuksebagai tuan rumah pada pertemuan 27 PTKIN yang akan membahas PPRG. Selain menjadi tim evaluasi PPRG, tim PIC PPRG IAIN Metro juga akan menjadi narasumber dan pendamping di beberapa PTKIN yang baru akan melaksanakan PPRG. Komunikasi PIC IAIN Metro juga masih tetap bersinergi dengan penggiat PPRG IAIN Metro yang sedang melanjutkan studi di the Australian National University (ANU).

Berbicara tentang gender memang seringkali masih ditemukan pemahaman yang kurang tepat. Gender selalu dikaitkan dengan gerakan feminis yang memang identik dengan “perlawanan”. Padahal sebenanrya menurut Kepala Pusat Studi Gender dan Anak, Elfa Murdiana, “Kata kunci PPRG adalah kebermanfaatan dan keberadilan, bukan semata pembelaan terhadap kaum wanita. It is not merely about woman, it is about justice.” Jadi setiap kegiatan yang ada di PTKIN harus benar-benar responsif gender sehingga tidak ada salah satu pihak yang terdikriminasi. (Madzkur)

 

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.