Lampung, metrouniv.ac.id – Kegiatan Perkemahan Gema Muharam (PGM) XXVI se-Subagsel yang diselenggarakan oleh Gerakan Pramuka UIN Jurai Siwo Lampung melalui Racana Raden Inten II dan Putri Kandang Rarang (Rindu Tridara) resmi dimulai pada Senin (15/06/2026). Kegiatan tahunan tersebut diikuti oleh tujuh pangkalan dengan total 13 sangga dari berbagai daerah di wilayah Sumatera bagian Selatan.
Rangkaian kegiatan yang telah dimulai sejak Ahad (14/06/2026) dengan pendirian tenda dan persiapan perkemahan itu berlanjut pada Senin pagi dengan upacara adat serta karnaval budaya. Pada malam harinya, peserta mengikuti Tabligh Akbar dalam rangka menyambut 1 Muharam 1448 Hijriah yang berlangsung di Aula Gedung Academic Center (GAC) Kampus 2 UIN Jurai Siwo Lampung.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UIN Jurai Siwo Lampung sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan Gerakan Pramuka UIN Jusila, Prof. Ida Umami, didampingi para wakil rektor, yakni Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Prof. Dedi Irwansyah, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Yudiyanto, serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Aria Septi Anggaira.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Tarbiyah, Keguruan dan Manajemen Pendidikan Siti Anisah, Wakil Dekan III FEBI Rina Elmaza, Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik S. Efendi, Kepala Desa Banjarrejo Bambang Sutejo, serta Ketua Ikatan Alumni UIN Jurai Siwo Lampung Heri Hermanto.

Dalam sambutannya, Prof. Ida Umami menyampaikan bahwa pelaksanaan Tabligh Akbar pada malam 1 Muharam merupakan momentum penting untuk melakukan muhasabah dan evaluasi diri atas perjalanan hidup selama satu tahun terakhir.
“Pergantian tahun Hijriah hendaknya menjadi sarana introspeksi diri, melihat kembali apa yang telah dilakukan selama setahun ke belakang, kemudian menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik pada masa yang akan datang,” ujarnya.

Rektor juga mengajak seluruh peserta Perkemahan Gema Muharam untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana memperkuat karakter, meningkatkan kualitas diri, dan memperluas wawasan keislaman serta kebangsaan.
Selain itu, Prof. Ida Umami turut mengingatkan pentingnya menjaga diri dan berhati-hati dalam mengambil setiap langkah kehidupan. Menurutnya, generasi muda harus mampu mengendalikan diri, menjaga pergaulan, serta memilih lingkungan yang dapat membawa kepada kebaikan dan kesuksesan di masa depan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Heri Hermanto. Dalam ceramahnya, alumni sekaligus purna anggota Gerakan Pramuka UIN Jurai Siwo Lampung tersebut mengajak peserta menjadikan tahun baru Hijriah sebagai titik awal untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperkuat semangat pengabdian, serta menanamkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme peserta tampak tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Selain diikuti oleh peserta perkemahan dari berbagai pangkalan, Tabligh Akbar juga dihadiri mahasiswa internasional UIN Jurai Siwo Lampung asal Nigeria, Hamisu dan Nazimu, yang turut menyemarakkan suasana kebersamaan dan keberagaman di lingkungan kampus.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan hadroh dari mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Keagamaan Kampus (LKK). Kehadiran para pengurus organisasi mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Unit Kegiatan Khusus (UKK) turut menambah semarak pelaksanaan malam tahun baru Islam tersebut.