Metro, metrouniv ac.id – Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung mencatat sejarah baru melalui pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Untuk pertama kalinya, mahasiswa HTN berkesempatan melaksanakan magang di lingkungan Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI).

Mahasiswa HTN, Navid Fajriant, berhasil mengikuti Program Magang Mahasiswa Periode II di Mahkamah Konstitusi RI yang berlangsung pada 16 Februari hingga 19 Mei 2026. Program magang ini menjadi tonggak penting bagi Prodi Hukum Tata Negara karena merupakan pengalaman perdana mahasiswa HTN Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung menjalani magang MBKM di lembaga penjaga konstitusi negara tersebut.
Program Magang Mahasiswa Mahkamah Konstitusi RI Periode II Tahun 2026 juga diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Selain mahasiswa dari Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung, peserta magang berasal dari Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara, Fakultas Hukum Universitas Singaperbangsa Karawang, Fakultas Hukum Universitas Borneo Tarakan, Fakultas Hukum Universitas Tangerang Raya, Fakultas Hukum Universitas Wiraraja, Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Fakultas Hukum Universitas Pancasila, Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada. Keikutsertaan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan disiplin ilmu tersebut mencerminkan semangat kolaborasi akademik serta menjadi ruang pembelajaran bersama dalam memahami praktik ketatanegaraan dan penegakan konstitusi di Indonesia.
Selama mengikuti program magang, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempelajari secara langsung praktik ketatanegaraan dan peradilan konstitusi, mulai dari administrasi kepaniteraan, persidangan perkara konstitusi, hingga pengelolaan kelembagaan Mahkamah Konstitusi. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperdalam pemahaman teoritis yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mengembangkan keterampilan profesional dan pengalaman kerja di lingkungan lembaga negara.

Atas capaian tersebut, Navid Fajriant berhasil meraih nilai 92 (Sangat Baik) sebagaimana tercantum dalam sertifikat yang diterbitkan oleh Sekretariat Jenderal Mahkamah Konstitusi RI. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa HTN lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, wawasan konstitusi, dan pengalaman profesional di tingkat nasional.
Keberhasilan mahasiswa HTN Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung mengikuti program magang MBKM di Mahkamah Konstitusi RI diharapkan menjadi langkah awal bagi penguatan kerja sama institusi dengan berbagai lembaga negara. Selain itu, pengalaman ini menjadi bukti bahwa mahasiswa HTN mampu bersaing dan berkontribusi dalam lingkungan profesional, sekaligus memperkuat kompetensi akademik dan praktik ketatanegaraan yang relevan dengan kebutuhan zaman. ( )