TUNJANGAN BESAR TANGGUNG JAWAB LEBIH BESAR : PESAN TEGAS REKTOR UIN JUSILA UNTUK 68 DOSEN LULUS SERTIFIKASI PENDIDIK

IMG-20260303-WA0007

Metro, metrouniv.ac.id – UIN Jurai Siwo Lampung menggelar kegiatan pembinaan dan penyerahan Sertifikat Pendidik Dosen (Serdos) Tahun 2025 yang berlangsung khidmat di ruang rapat rektorat kampus 1. Sebanyak 68 dosen UIN Jusila resmi menerima Surat Keputusan (SK) Serdos—sebuah capaian yang disebut sebagai anugerah luar biasa sekaligus tonggak penting dalam penguatan mutu akademik perguruan tinggi.

Keberhasilan ini tidak lepas dari langkah besar yang ditempuh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) pada tahun sebelumnya. Dengan keberanian dan argumentasi yang kuat, LPM mengajukan sertifikasi dalam jumlah besar bagi dosen berstatus PNS maupun PPPK. Saat itu, LPM menegaskan bahwa para dosen telah memenuhi unsur-unsur penting, termasuk aspek lama pengabdian, yang menjadi salah satu landasan utama dalam proses pengajuan sertifikasi.

Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Dr. Ida Umami dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif yang membuahkan hasil tersebut. Namun, ia juga mengingatkan agar capaian ini diimbangi sikap tanggung jawab. .Rektor  menyinggung besaran kompensasi finansial yang diterima dosen bersertifikat pendidik, yang nilainya tidak sedikit yang harus dibayarkan oleh Negara. Ia mengajak seluruh penerima Serdos untuk bermuhasabah—merenungkan kembali kontribusi apa yang dapat diberikan kepada lembaga dan Kementerian Agama sebanding dengan amanah dan penghargaan yang telah diterima. “Mari kita ukur bukan hanya apa yang kita terima, tetapi juga apa yang dapat kita persembahkan untuk kampus tercinta,” tegasnya.

Meski demikian, disampaikan pula bahwa bagi dosen yang lulus Serdos Tahun 2025, pembayaran tunjangan sertifikasi belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Hal ini karena alokasi anggaran masih menunggu penetapan dan pengesahan lebih lanjut. Skema ini juga mencakup guru Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan unsur terkait lainnya, yang pembayarannya akan dilakukan setelah anggaran resmi teralokasikan.

Adapun perhitungan Tunjangan Kinerja (Tukin) masih menunggu ketetapan dan perhitungan dari Kementerian Agama. Pimpinan berharap seluruh dosen dapat memahami mekanisme tersebut dan tetap menjalankan tugas secara profesional.

Dalam kesempatan itu, pimpinan juga mengingatkan agar seluruh sivitas akademika menghindari tindakan blunder atau sikap negatif yang dapat merugikan diri sendiri juga mencoreng reputasi institusi. Sebaliknya, para dosen diharapkan turut aktif mencounter isu negatif yang ada juga menyosialisasikan lembaga, mengenalkan keunggulan kampus, terutama dalam momentum Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yang sedang berlangsung.

Kegiatan pembinaan ini turut didampingi para Wakil Rektor, para Dekan Fakultas, Kepala Biro Administrasi Keuangan dan Umum (Kabiro AKU), Kepala Bagian Layanan Akademik, serta tim perencanaan dan keuangan. Kehadiran para pimpinan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola, integritas, dan budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai ibadah.

Melalui pembinaan ini, UIN Jurai Siwo Lampung meneguhkan tekad bahwa sertifikasi bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar—untuk melaksanakan tridarma perguruan tinggi dengan dedikasi, integritas, dan semangat pengabdian.()

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.