Lampung Timur, metrouniv.ac.id – UIN Jurai Siwo Lampung membuat pakem baru wisuda. Pada gelaran Wisuda yang bertepatan dengan Dies Natalis ke-29, 521 wisudawan menerima ijazah asli berikut legalisirnya di panggung, saat itu juga, Sabtu (4/4/2026).

Kebijakan ini bukan sekadar inovasi layanan, melainkan penuntasan. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dedi Irwansyah, menegaskan komitmennya, “Kami ingin membayarkan ‘utang’ masa tunggu penerimaan ijazah periode sebelumnya yang cukup lama akibat kendala teknis di masa transisi. Karena itu, wisudawan kali ini benar-benar menerima ijazah saat diwisuda. Semoga layanan prima ini menjadi tradisi,” ujarnya.

Rektor Prof. Dr. Ida Umami, dalam sambutannya di hadapan para wisudawan dan undangan lintas instansi dan mitra, ia menegaskan bahwa layanan seyogyanya memang harus memberi kepastian.

Di usia ke-29, Rektor juga menyampaikan bahwa UIN Jusila menegaskan diri sebagai perguruan tinggi yang kuat dalam membentuk karakter mahasiswanya, dengan menyelenggarakan berdirinya Ma’had Al-Jamiah. Juga sudah mulai melakukan penerimaan mahasiswa asing menandai langkah awal internasionalisasi perguruan tinggi.

Selanjutnya ia juga menggugah rasa bangga para wisudawan, “Kalian masuk dengan almamater Institut, hari ini keluar sebagai alumni universitas.” Sebuah peralihan status yang cukup membanggakan.
Di kesempatan tersebut juga, lembaga memberikan apresiasi kepada para wisudawan berprestasi diantaranya :
Wisudawan terbaik program Pascasarjana — Laily Ayuning Tyas (IPK 3,79).
Wisudawan terbaik program Sarjana (S1)— Anisa Mayzar (IPK 3,99). Ia juga sekaligus mencatatkan diri sebagai wisudawan tercepat (3 tahun 2 bulan 24 hari); Terbaik 2, Dewi Ratnawati (IPK 3,99);dan terbaik 3 Bibit Suranti (IPK 3,97).

Perwakilan Gubernur melalui Kepala BPSDM Provinsi juga memberikan apresiasi atas capaian para wisudawan yang telah menyelesaikan studinya itu, sebagai kerja keras yang konsisten, diiringi doa yang tak putus dari orang tua.

Yang menarik meski wisuda dibarengi dengan pembagian ijazah, namun prosesi tetap khidmat, dan alur acara tetap rapih. Hal tersebut sebagaimana disampaikan oleh humas, bahwa panitia telah menyusun dan mempersiapkannya jauh-jauh hari dari mulai sie acara, melengkapi sarana-prasarana, dokumentasi–publikasi, konsumsi, hingga keamanan, semua berjalan padu. Hal tersebut nampak dari antrean peserta masuk yang tertib, parkir terkendali, hingga selesainya acara arus bubar pun lancar.

Wal hasil, wisuda UIN Jusila ini menetapkan standar baru : Seremonial yang rapih dan layanan prima untuk para wisudawan. )(