Lampung, metrouniv.ac.id — Suasana penuh kehangatan, keakraban, dan haru menyelimuti acara pelepasan Ahmad Supardi yang resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) UIN Jurai Siwo Lampung. Acara tersebut berlangsung di Aula Gedung Akademik Center (GAC) Kampus II UIN Jurai Siwo Lampung pada Rabu (19/11/2025).
Pelepasan ini dilakukan menyusul pelantikan oleh Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, pada Rabu (12/11/2025) di Kantor Kementerian Agama Jakarta, yang menetapkan beberapa pejabat baru, termasuk sejumlah Rektor UIN, Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, serta Kepala Biro di berbagai PTKN. Berdasarkan keputusan tersebut, Ahmad Supardi resmi dipindahtugaskan ke UIN Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau sebagai Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama.
Acara pelepasan dihadiri langsung oleh Rektor UIN Jurai Siwo Lampung Prof. Ida Umami, dan sejumlah pejabat lainnya mulai dari para wakil rektor, para dekan, direktur pascasarjana, ketua lembaga, kepala pusat, ketua dan sekretaris prodi, para kabag dan kasubbag, dosen, tenaga kependidikan, PPPK, serta tenaga honorer, yang memenuhi ruangan dengan suasana penuh kekeluargaan.

Video Kenangan dan Sambutan Penuh Haru
Acara dimulai dengan doa bersama, dilanjutkan dengan pemutaran video perjalanan pengabdian Ahmad Supardi selama menjabat sebagai Kabiro AUAK sejak 4 Oktober 2022 hingga 12 November 2025. Video tersebut menghadirkan momen-momen berkesan yang membuat banyak hadirin tak kuasa menahan keharuan.
Dalam sambutan perpisahannya, Ahmad Supardi yang hadir bersama istri tercinta, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kebersamaan selama lebih dari tiga tahun.
“Saya telah menjabat sebagai kepala biro selama 3 tahun, 1 bulan, dan 8 hari — masa terlama dibandingkan tiga kabiro sebelumnya. Kota Metro adalah kota yang nyaman, sejuk, dan penuh kedamaian. Di sini saya dianggap seperti keluarga sendiri,” ujarnya.
Ia juga mengenang perjalanan panjang kariernya, mulai dari menjadi staf di Ambon saat masa konflik, pindah ke Riau, menjabat sebagai Kasubbag Humas dan Perencanaan di Kanwil Riau, menjadi Kepala Kemenag selama enam tahun, kemudian menjadi Kakanwil Riau pada 2016, hingga akhirnya bertugas kembali ke UIN Suska Riau sebelum di UIN Jurai Siwo Lampung dimana saat itu masih IAIN Metro.
“Selama ini saya pulang ke Riau sekali dua pekan. Dengan kekuatan doa istri, kini saya kembali ditugaskan ke UIN Suska Riau. Masa jabatan saya tinggal sembilan bulan lagi sebelum memasuki purnatugas pada September 2026,” tuturnya.

Di akhir sambutan, ia menyampaikan permohonan maaf dan harapan agar silaturahmi tetap terjaga.
“Terima kasih atas kebersamaan selama 3 tahun 1 bulan 8 hari. Mohon maaf jika ada kekurangan. Semoga kita tetap bersilaturahim, baik secara langsung maupun lewat pesan, dan kami akan menerima dengan hangat jika suatu hari ada agenda di UIN Suska Riau.”

Sambutan kemudian dilanjutkan oleh istri beliau, yang juga merupakan Wakil Ketua DWP UIN Jurai Siwo Lampung.
Rektor: “Pak Supardi adalah sosok teladan, orang tua, dan tempat bertanya bagi kita semua”
Dalam sambutannya, Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Ida Umami, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas perpindahan tugas Ahmad Supardi, sosok yang telah membersamainya sejak lembaga ini masih berstatus IAIN Metro.
“Ketika mendengar kabar pelantikan, saya berharap Pak Supardi masih berada di UIN Jurai Siwo. Namun doa istrinya membawanya kembali ke UIN Suska Riau. Beliau bukan hanya Kabiro, tetapi juga seperti orang tua dan tempat konsultasi bagi kami semua,” ungkap rektor.
Beliau juga menekankan keteladanan sikap dan kebersihan hati yang selama ini ditunjukkan Ahmad Supardi.

“Pak Supardi mengajarkan bahwa jabatan hanyalah titipan. Banyak hikmah yang bisa kita ambil dari beliau, termasuk bagaimana keluarga, terutama istri, berperan menjaga langkah suami dalam menjalankan amanah,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, rektor juga memberikan pesan moral kepada para dosen dan pegawai agar bekerja dengan penuh integritas, memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa, tidak menyalahgunakan kewenangan, dan selalu menjaga komunikasi serta koordinasi dengan pimpinan.

Beliau juga mengingatkan tantangan ke depan, di mana UIN Jurai Siwo Lampung tengah memasuki fase krusial menuju peluncuran resmi setelah penyelesaian Statuta dan Ortaker, serta proses visitasi BAN-PT.
Suasana Kekeluargaan, Penyerahan Kenang-Kenangan, dan Pelepasan ke Bandara
Usai seluruh sambutan, suasana haru semakin terasa ketika Rektor dan dilanjutkanm setiap fakultas, unit, dan lembaga memberikan ucapan perpisahan dan kenang-kenangan kepada Ahmad Supardi. Foto bersama dilakukan secara bergiliran, memperlihatkan kuatnya kebersamaan yang terjalin selama ini.

Setelah acara resmi berakhir, Ahmad Supardi bersama istri melanjutkan perjalanan menuju Bandara Raden Intan II Lampung untuk bertolak ke Pekanbaru. Pelepasan tersebut turut didampingi oleh Kabag Umum dan Layanan Akademik beserta istri, Kasubbag Tata Usaha Perlengkapan dan Rumah Tangga, serta Noviana Suhairi—anggota DWP yang merupakan istri Direktur Pascasarjana UIN Jusila.
Suasana haru kembali menyelimuti saat keduanya memasuki area keberangkatan bandara, meninggalkan jejak kenangan yang mendalam bagi keluarga besar UIN Jurai Siwo Lampung.
Perpindahan tugas ke UIN SUSKA Riau Ahmad Supardi ini, keluarga besar UIN Jurai Siwo Lampung memberikan doa terbaik bagi Dr. H. Ahmad Supardi, M.A., semoga sukses mengemban amanah baru di UIN Sultan Syarif Kasim Riau, dan silaturahmi tetap terjalin erat di mana pun berada, dimana hal tersebut dituangkan pada ucapan secara langsung maupun melalui group what apps keluarga besar UIN Jurai Siwo Lampung.