Metro, metrouniv.ac.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung mencatat sejarah baru. Sebanyak 69 dosen resmi ditetapkan sebagai peserta Sertifikasi Pendidik untuk Dosen (Serdos) Tahun 2025, berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 9194 Tahun 2025. Jumlah ini menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan Serdos di UIN Jurai Siwo Lampung.
Penetapan tersebut diumumkan melalui Surat Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor B-649/DJ.I/Dt.I.III/HM.00/10/2025, tertanggal 31 Oktober 2025, yang ditandatangani Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis).

Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, Prof. Dr. Hj. Ida Umami, M.Pd.Kons, menyambut capaian ini dengan penuh apresiasi.
“Ini pencapaian luar biasa yang menunjukkan komitmen kampus terhadap peningkatan mutu dan profesionalisme dosen. Kami berharap seluruh peserta dapat menuntaskan proses sertifikasi hingga meraih predikat pendidik profesional,” ujarnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Dedi Irwansyah, M.Hum., menegaskan bahwa Serdos bukan sekadar syarat administratif, melainkan langkah strategis dalam penguatan kapasitas akademik dosen.
“Sertifikasi ini bentuk pengakuan atas profesionalitas sekaligus dorongan untuk terus meningkatkan kualitas tridarma,” tegasnya.
Penetapan peserta ini merupakan hasil Verifikasi dan Validasi (Verval) Data Calon Peserta Serdos 2025 oleh Direktorat Diktis pada 30 September–2 Oktober 2025 di Ciputat, Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut diikuti 58 PTKIN dan 15 Koordinator Kopertais dari seluruh Indonesia.
Dalam kegiatan itu, Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A. menekankan pentingnya integritas dalam setiap proses sertifikasi.
“Integritas adalah kunci agar seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Kasubdit Ketenagaan Diktis, M. Aziz Hakim, menambahkan bahwa data peserta Serdos diambil dari sistem PD-Dikti dan divalidasi ulang oleh masing-masing perguruan tinggi.
“Langkah ini memastikan keakuratan dan kelayakan dosen peserta,” jelasnya.
Dari UIN Jurai Siwo Lampung, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Dr. Aria Septi Anggaira, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Tahun ini menjadi tonggak sejarah bagi UIN Jurai Siwo Lampung. Jumlah peserta terbanyak ini menunjukkan keseriusan institusi dalam meningkatkan kompetensi dosen,” katanya.
Sekretaris LPM, Ghulam Murtadlo, merinci bahwa 69 peserta tersebut terdiri dari 31 dosen ASN PNS, 31 dosen ASN PPPK, dan 7 dosen DTBPNS.
“Seluruh peserta telah melalui proses validasi ketat sesuai pedoman Direktorat Diktis. Tidak ada prioritas kampus; semuanya berbasis sistem dan aturan Kementerian Agama,” tegasnya.
Sesuai jadwal Direktorat Diktis, tahapan Serdos 2025 dimulai dengan pengisian instrumen wawasan kebangsaan, moderasi beragama, dan penilaian persepsional pada 5–21 November 2025, dilanjutkan penilaian portofolio oleh asesor pada 22–30 November 2025. Yudisium internal direncanakan pada awal Desember, dan yudisium nasional serta penerbitan e-sertifikat dijadwalkan pada akhir Desember 2025.
Capaian ini menegaskan posisi UIN Jurai Siwo Lampung sebagai salah satu PTKIN yang konsisten mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, memperkuat profesionalisme dosen, dan berkomitmen mengembangkan tridarma perguruan tinggi secara berkelanjutan.
Kontributor : Ghulam
