Metro, metrouniv.ac.id — Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri di bawah Kementerian Agama, termasuk di dalamnya UIN Jurai Siwo Lampung memasuki masa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Hari ini bahkan merupakan hari pertama pendaftaran dan pengisian PDSS. Momentum ini menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika untuk melakukan sosialisasi secara masif dan terarah demi mencapai target jumlah mahasiswa ideal.

Hal tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Dedi Irwansyah, M.Hum., saat memberikan amanat pada apel pagi yang berlangsung di halaman Rektorat UIN Jurai Siwo Lampung, Senin (5/1/2026). Apel tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kampus.

Prof. Dedi menegaskan bahwa sebuah universitas idealnya memiliki jumlah mahasiswa berkisar antara 11 hingga 12 ribu orang. Namun, untuk mencapai angka tersebut dibutuhkan kesiapan yang matang dan kerja kolektif. Ia mengibaratkan PMB sebagai sebuah kontestasi strategis yang tidak ditentukan pada saat “perang”, melainkan pada fase persiapan.

“Kunci utama dalam menghadapi PMB adalah kesamaan pemahaman dan langkah. Kita harus menyiapkan diri jauh sebelum kompetisi dimulai,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dedi memperkenalkan strategi 3B sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan PMB, yaitu Brain, Beauty, dan Behavior. Ketiganya, menurutnya, harus berjalan seimbang layaknya segitiga sama kaki.

Aspek Brain berkaitan dengan kekuatan akademik, seperti peningkatan akreditasi program studi, akreditasi institusi, serta penguatan jurnal ilmiah yang terakreditasi. Beauty merujuk pada infrastruktur dan kenyamanan kampus yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Sementara Behavior menekankan pada integritas, etika, dan sikap seluruh civitas akademika sebagai wajah institusi di mata publik.

“Meski saat ini fasilitas kita mungkin belum sepenuhnya ideal, kita masih bisa memaksimalkan sisi lain, terutama integritas dan kualitas akademik. Dua hal ini adalah modal penting yang harus terus kita jaga dan tingkatkan,” tegasnya.

Prof. Dedi mengajak seluruh ASN dan sivitas akademika UIN Jurai Siwo Lampung untuk bersatu, berkolaborasi, dan aktif mengambil peran dalam menyukseskan PMB 2026.
“Mari kita sambut PMB ini dengan semangat kebersamaan, hingga UIN Jurai Siwo Lampung memiliki jumlah mahasiswa yang ideal dan mampu bersaing secara berkelanjutan,” pungkasnya.
(humas)