Metro, metrouniv.ac.id — UIN Jurai Siwo Lampung (UIN Jusila) terus melakukan penguatan sarana pendukung pendidikan dengan merencanakan pembangunan Gedung Ma’had Al-Jami’ah sebagai fasilitas asrama mahasiswa. Rencana pembangunan tersebut akan diajukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan hunian sekaligus pembinaan karakter mahasiswa.
Gedung Ma’had Al-Jami’ah tersebut direncanakan akan dibangun di Kampus II UIN Jusila. Sebagai langkah awal, pihak kampus memulai proses penyusunan dokumen perencanaan dengan melakukan pembuatan desain bangunan yang melibatkan tenaga ahli.
Kegiatan penyusunan desain tersebut dilaksanakan pada Senin (16/03/2026) di Ruang Syarifudin Zuhri, Gedung Rektorat Lantai 2 UIN Jusila. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor, Prof. Ida Umami, yang didampingi oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan Yudiyanto.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik Mustakim, Kasubbag Tata Usaha, Perlengkapan dan Rumah Tangga Sukmono dan Riska Fitriana, selaku APKAPBN serta Kepala Ma’had Al-Jami’ah Taufiq Hidayat Nazar.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor menyampaikan harapannya agar perencanaan pembangunan Ma’had Al-Jami’ah tidak hanya memperhatikan aspek fungsi dan kenyamanan, tetapi juga mampu menghadirkan konsep bangunan yang mencerminkan kearifan lokal serta mengusung prinsip green energy dan ramah lingkungan.
“Pembangunan Ma’had Al-Jami’ah ini diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas hunian mahasiswa, tetapi juga menjadi pusat pembinaan karakter, spiritualitas, serta budaya akademik yang sejalan dengan nilai-nilai keislaman dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Prof. Ida juga menyampaikan adanya Ma’had Al Jami’ah bisa segera dapat terealisasi dalam upaya mendukung pembinaan bagi mahasiswa.
“kami berharap pembangunan Ma’had Al-Jami’ah dapat segera terealisasi sehingga mampu mendukung proses pembinaan mahasiswa secara lebih terintegrasi, baik dalam aspek akademik, keagamaan, maupun penguatan karakter di lingkungan kampus,” pungkasnya.