ARMUZNA (Bagian Kedua)

bg dashboard HD

metrouniv.ac.id – 15/06/2024 – 8 Dzulhijjah 1445 H

Dr. Mukhtar Hadi, M.Si. (Direktur Pascasarjana IAIN Metro)

Mekah, Sabtu, 9 Dzulhijjah 1445 H/15 Juni 2024

Inilah hari yang ditunggu-tunggu oleh semua jamaah haji, atau bahkan mungkin ditunggu oleh seluruh umat Islam di dunia. Hari Wukuf di Arofah. Puncak dalam ibadah haji. Wukuf atau berdiam diri di Arofah adalah rukun terpenting dalam ibadah haji. Tidak ada haji tanpa wukuf di Arofah.

00.00. Sebagian jamaah dalam tenda sudah bangun dari tidurnya. Entah mereka tidur atau tidak, karena hampir semalaman banyak jamaah yang batuk-batuk bersahut sahutan. Kelelahan dan lemahnya imun tubuh memudahkan virus menyerang. Sebagian lagi masih tertidur atau pura-pura bisa tidur. Sangat sukar tidur nyenyak di tengah padatnya jamaah dan sempitnya ruang tenda. Satu dua jama’ah terlihat bertafakur dan bertafakur, memanfaatkan waktu dan tempat yang mulia. Arofah.

02.00. Semakin banyak jamaah yang bangun dari istirahatnya. Tujuan utamanya kemana lagi kalau bukan toilet. Berbersi diri, cuci muka, mengambil air wudhu. Jumlah Toilet di Arofah dirasakan cukup bagi jamaah haji karena tidak terjadi antrian yang panjang. Tidak tahu kalau semua jamaah haji sudah datang. Toilet laki-laki dan perempuan dipisahkan, satu tempat tapi saling membelakangi dengan pintu masuknya berbeda.
Sampai malam ini masih banyak tenda yang belum terisi sehingga kepadatan arofah belum begitu terasa. Infonya banyak jamaah yang terkendala kendaraan dan kemacetan untuk sampai di arofah.

02.00-04.00. Waktu sepertiga malam ini dimanfaatkan oleh beberapa jama’ah untuk shalat malam, berdzikir dan berdoa. Begitu memang seharusnya ketika berada di arofah. Memanfaatkan waktu dan tempat yang baik untuk memperbanyak tafakkur dan tadzakkur. Bertafakur berarti merenungi dan memikirkan perjalanan hidup diri, sejauh mana penghambaan diri sebagai makhluk Allah dan merenungi kebesaran Allah dengan rasa syukur yang tiada henti. Tadzakkur dilakukan dengan memperbanyak berdzikir menyebut dan mengucapkan kalimat thayyibah untuk memuji dan mengagungkan Allah SWT.
Sebagian yang lain menyibukkan diri membaca Al-Qur’an, menggapai pahala bacaan ayat-ayat Allah yang mulia yang pahalanya berlipat ganda. Sebagian lainnya masih nyaman dengan tidurnya, yang mungkin baru bisa tidur justru di waktu menjelang subuh.

04.10. Waktu shalat subuh. Dalam situasi berada dalam satu tenda dan sekaligus juga sebagai musholla. Mau tidak mau semuanya harus bangun melaksanakan shalat. Jadi aneh dalam situasi dan tempat seperti itu orang enggan shalat berjamaah. Terkadang kebaikan-kebaikan itu harus dibiasakan. Dan bisa jadi kebiasaan-kebiasaan itu berawal dari keterpaksaan. Dari terpaksa lama-lama menjadi habit. Haji bagi sebagian orang adalah sarana melatih kebiasaan-kebiasaan baik ini. Harapannya nanti setelah haji muncul sikap dan perilaku yang semakin baik. Insya Allah.

04.50. Saya didaulat untuk menyampaikan kultum subuh oleh Pembimbing ibadah haji. Apa boleh buat, tidak boleh menolak satu ajakan kebaikan. Kepada jamaah, puan dan tuan saya sampaikan bahwa hamba yang dhaif ini tidak bermaksud untuk menggarami air laut yang memang sudah asin atau juga tidak pantas mengajari ikan berenang. Lautan itu adalah puan dan tuan. Ikan itu juga puan dan tuan. Hamba hanya ingin mengajak kepada diri serta puan dan tuan untuk memperbanyak tafakkur, tadzakkur dan tadabbur di tempat yang mulia dan waktu yang sangat baik ini. Tempat itu adalah Arofah dan waktu itu adalah wukuf. Semoga kita senantiasa meluruskan niat kita dalam berhaji yaitu semata mengharapkan Ridha dari Allah SWT.

05.30. Makan pagi sudah siap tersedia. Urusan Konsumsi haji tahun ini benar-benar prima. Jika diberikan nilai adalah sembilan dalam rentang penilaian antara 0-10. Makan pagi hari ini: Nasi kuning hangat plus telur dan sayur terong, dilengkapi dengan buah pisang, disertai roti dan toppingnya. Minumnya susu coklat kemasan kotak. Benar-benar memenuhi standar empat sehat lima sempurna. Belum sempat dimakan sudah datang lagi satu paket goodie bag berisi roti-roti, air zamzam dua botol, dan macam lainnya. Terimakasih Panitia Haji. Datangnya berbagai makanan dari panitia haji ini membuat makanan ringan yang dibawa jamaah dari penginapan masing-masing menjadi tidak tersentuh.

06.00. Pagi dhuha kesibukan arofah semakin terasa. Jamaah mulai berdatangan lagi. Tenda-tenda yang kosong pun sudah mulai terisi. Penggunaan toilet semakin antri. Di udara, suara hingar-bingar si Burung Besi, Helikopter, meraung-raung lalu lalang tiada henti dari kemarin hingga pagi ini. Entah apa yang helikopter itu lakukan dan bawa. Mungkin memang begitu, sistem keamanan haji oleh polisi dan Askar (tentara) Arab Saudi menjelang wukuf sangat ketat. Pemerintah Arab Saudi ingin memastikan pelayanan dan kenyamanan bagi jamaah haji berjalan dengan baik. Bukan hanya helikopter saja yang sibuk, di sudut-sudut jalan polisi dan tentara ditempatkan untuk memberikan pelayanan kepada jamaah haji. Nampaknya pemerintah Arab Saudi tidak ingin meninggalkan kesan yang buruk dalam pelayanan haji kepada umat Islam yang datang dari seluruh dunia.

Raungan suara helikopter yang tiada henti ini seperti mengiringi penantian jamaah haji menunggu datangnya waktu wukuf yang kurang lebih sekitar tujuh jam lagi. (MH.15.06.24).

 

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.