metrouniv.ac.id – 01/01/2024 _ 19 Robiul Akhir 1445 H
Prof. Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag. PIA (Rektor IAIN Metro)
Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia pada setiap tanggal 3 Januari memberikan kesempatan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama untuk mengingat betapa amal kebaikan sesekali perlu kontemplasi serta keserasian narasi. Tampak mengamini hal tersebut, HAB Kemenag ke-78 Tahun 2024 disematkan dalam tema “Indonesia Hebat Bersama Umat.”
Bagi siapa pun yang mengikuti perkembangan wacana dan langkah strategis Kemenag empat-lima tahun terakhir, hampir bisa dipastikan tak akan terlalu asing dengan program kerukunan umat dan kampanye moderasi beragama yang ada di belakangnya.
Di tengah euforia tahun politik, Kemenag mempertegas posisinya sebagai inisiator keumatan yang on the track dan tak bergeser sejengkal pun dari apa yang diperjuangkan para punggawanya−Gus Menteri dan jajarannya−selama ini.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kementerian Agama Republik Indonesia telah memberikan kontribusi konkret yang signifikan dalam menciptakan momentum kebangkitan umat dan bangsa. Berbagai langkah yang diambil oleh kementerian ini dapat menjadi inspirasi dan acuan positif bagi pembangunan bangsa yang lebih baik.
- Peningkatan Kerukunan Umat Beragama (KUB)
Salah satu fokus utama Kementerian Agama adalah meningkatkan Kerukunan Umat Beragama (KUB). Dalam beberapa tahun terakhir, KUB terus mengalami peningkatan yang signifikan. Langkah-langkah konkret seperti dialog antarumat beragama, pelaksanaan kegiatan bersama lintas agama, dan peningkatan pemahaman terhadap toleransi menjadi bukti bahwa kementerian ini berkomitmen untuk membangun keharmonisan di antara umat beragama.
- Peran Kementerian Agama dalam Stabilitas Nasional
Kementerian Agama juga memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas nasional. Keberhasilan kementerian ini sebagai garda terdepan dalam keseimbangan persatuan umat di tahun politik menunjukkan kontribusi yang tidak dapat diabaikan. Melalui kebijakan-kebijakan yang mendukung harmoni antarumat beragama, kemenag mampu menciptakan lingkungan yang kondusif untuk keamanan nasional.
- Transformasi Digital Pelayanan Keagamaan
Dalam era digital, Kementerian Agama tidak ketinggalan untuk beradaptasi. Penghargaan kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tokoh Transformasi Digital Pelayanan Keagamaan menjadi bukti nyata komitmen kementerian dalam memajukan pelayanan publik. Pengembangan satu data Kementerian Agama untuk memfasilitasi kebutuhan publik terhadap layanan informasi menjadi langkah inovatif yang mendukung penguatan peran kementerian dalam memberikan pelayanan yang lebih efisien.
- Netralitas dan Penolakan Berita Hoax
Dalam menjaga keamanan, Kementerian Agama menunjukkan dedikasi terhadap tindakan yang netral. Penolakan terhadap berita hoax di era digital menandakan keseriusan kementerian dalam melindungi keamanan masyarakat. Langkah-langkah ini mencerminkan bahwa negara ini milik seluruh umat beragama, dan Kementerian Agama berperan aktif dalam menjaga integritas informasi.
- Dukungan terhadap Penguatan Peran Abdi Negara dalam Keamanan Umat
Selain itu, Kemenag turut berperan dalam penguatan peran abdi negara dalam menjaga keamanan umat beragama. Menghindari campur tangan politikus dalam urusan keagamaan dan menekankan pentingnya fokus pada harapan dan penguatan aspek positif merupakan langkah strategis dalam menciptakan kebangkitan umat.
Dengan langkah-langkah konkrit di atas, Kementerian Agama Indonesia telah membangun momentum kebangkitan umat dan bangsa. Keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus bersinergi dalam menciptakan Indonesia yang lebih hebat dan berdaya saing, dengan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan toleransi.
Dalam konteks pemilu, melalui HAB ini, Kemenag ingin menyampaikan pesan penting kepada umat bahwa perbedaan pilihan tak boleh mengganggu persatuan. Kementerian Agama hendak mengajak untuk memperkokoh solidaritas dan kerukunan, sekaligus menjadikan momen HAB ke-78 sebagai panggung untuk memupuk kesatuan demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Bagi IAIN Metro, tahun 2024 ini menjadi tangga pijakan menuju kematangan transformasi UIN Jurai Siwo. Menginternalisasi falsafah mahkota pengetahuan yang meliputi religious sains, natural sains, humanity sains, dan social sains, yang selanjutnya melahirkan nilai-nilai religious, adaptif dan transformative berdaya dan mandiri.
Sebagai perguruan tinggi dalam komando Kemenag, IAIN Metro turut hadir dalam memperkuat kerukunan umat dan kedamaian rangkaian pesta demokrasi. Menghimbau seluruh sivitas agar bijak bersikap dan turut meredam eskalasi masyarakat dalam merespon isu-isu politik yang sedang hangat. Tahun politik harus dilalui dengan riang gembira serta tarung gagasan program untuk kebaikan umat.
posting : (ss_humas)