Menunggu Haji

bg dashboard HD

metrouniv.ac.id – 17/05/2024 – 9 Dz ulqa’ah 1445 H

Dr. Mukhtar Hadi, M.Si. (Direktur Pascasarjana IAIN Metro)

Jika anda mendaftar haji tahun 2024, maka diperkirakan akan berangkat antara 11 – 47 tahun tergantung domisili wilayah provinsi masing-masing (www.detik.com). Di Lampung, jika seseorang mendaftar untuk haji tahun ini (2024), maka diperkirakan  akan berangkat haji tahun 2046 atau harus menunggu sekitar 22 tahun. Di Sulawesi Selatan sebagaimana data yang disampaikan oleh Kantor Kementerian Agama Sulawesi Selatan (www.detiksulsel, 3 Desember 2023), daftar tunggu haji bahkan lebih lama lagi, yaitu rata-rata 40 tahun. Masa tunggu terlama di Sulawesi Selatan adalah 47 tahun, yaitu ada di Kabupaten Bantaeng.

Bagi yang memiliki kemampuan secara finansial akan lebih baik jika segera mendaftarkan diri untuk melaksanakan ibadah haji agar memperoleh porsi haji. Dengan porsi haji itu, maka akan ada harapan untuk bisa menunaikan ibadah haji yang waktunya sesuai dengan masa tunggu di masing-masing daerah. Wajar jika sekarang ini banyak orang tua yang sudah mendaftarkan anaknya untuk haji walaupun umurnya masih kanak-kanak. Harapannya, setelah tiba waktunya berangkat anak-anak mereka itu dalam kondisi muda, sehat dan masih mungkin untuk berangkat haji. Bayangkan, jika ada seseorang yang sudah berusia katakanlah 45 tahun dan baru daftar haji sekarang. Dengan masa tunggu 22 tahun, maka diperkirakan ia akan berangkat haji pada usia 67 tahun. Sudah lansia dan secara fisik sudah melemah. Itupun dengan harapan,  belum dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.

Lamanya masa tunggu haji, membuat banyak orang sekarang ini memilih untuk melaksanakan ibadah umroh, disamping masih tetap mendaftar haji. Mereka masih berharap dapat menunaikan ibadah haji, jika pun umur tidak sampai setidaknya mereka sudah melaksanakan umroh yang dianggap haji kecil. Jika kita ke Bandara Internasional, maka hampir setiap hari bisa disaksikan rombongan jamaah yang akan melaksanakan umroh ke tanah suci. Hampir setiap hari ada yang berangkat. Peluang ini kemudian ditangkap oleh para pebisnis dengan fenomena menjamurnya biro perjalanan umroh lewat segala program dan tawaran biaya yang kompetitif. Tren bisnis yang dimungkinkan akan terus berlanjut dan bisa menjadi ceruk bisnis wisata religius di masa-masa yang akan datang.

Kata para Dai, ada tiga panggilan yang tidak boleh diindahkan dan harus ditunaikan. Pertama adalah panggilan shalat lima waktu melalui adzan. Adzan yang setiap hari berkumadang  lima kali untuk memanggil orang shalat, maka siapapun, jika ia muslim dan beriman harus memenuhinya. Tidak boleh tidak. Memenuhi panggilan shalat hukumnya wajib. Tidak boleh diabaikan, karena bila mengabaikan maka akan berdosa. Kedua, panggilan haji bagi mereka yang mampu. Mampu diartikan tidak hanya secara finansial, tetapi juga mampu secara fisik kesehatan. Kalau ada seorang muslim telah memenuhi kemampuan ini, namun tidak menunaikan haji maka ia dianggap mengabaikan rukun Islam yang kelima. Hukumnya wajib dan berdosa baginya bila tidak ditunaikan. Ketiga, panggilan maut atau kematian. Bila seseorang telah sampai ajalnya dan Malaikat Izrail sudah diperintahkan oleh Allah untuk mencabut nyawanya, maka tidak ada pilihan baginya kecuali pasrah dan berserah diri. Kalau panggilan yang ketiga ini betul-betul tidak ada pilihan lain, dan tidak bisa ditunda atau ditawar-tawar.

Haji sebagai sebuah panggilan dari Allah SWT memang sangat istimewa. Tidak semua orang memiliki kesempatan. Karena itu bagi yang memiliki kesempatan maka harus menggunakan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya walapun untuk memenuhi panggilan itu harus bersusah payah dan tidak mudah. Al-Qur’an menggambarkan seluruh ikhtiar untuk menunaikan ibadah haji itu walaupun dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus, serta meskipun datang dari segala penjuru yang jauh. (QS. Al-Hajj: 27).

Di zaman modern sekarang ini, salah satu kesusahan panggilan haji adalah daftar tunggu yang panjang dan lama. Seiring dengan kemampuan ekonomi kalangan menengah muslim yang semakin meningkat, banyak dari mereka yang kemudian berbondong-bondong untuk mendaftar haji. Akibatnya jumlah daya tampung dan kuota jamaah haji di Arab Saudi tidak seimbang dengan calon jamaah yang sudah siap berangkat. Semoga setiap tahun pemerintah Arab Saudi terus berusaha menaikkan kuota haji sehingga bisa mempercepat masa tunggu berhaji.

Meskipun demikian, kita tidak boleh putus harapan dari Rahmat Allah SWT, bila memiliki niat menunaikan ibadah haji, maka segera daftar saja. Kita tidak pernah tahu dari pintu mana kita dipanggil oleh Allah SWT untuk berhaji. Saya sendiri akan berhaji tahun ini, setelah menunggu kurang lebih sebelas tahun. (mh.17.05.24)

posting : (ss_humas)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.