METAFORA DAN ISLAM

bg dashboard HD

metrouniv.ac.id – 16/02/2024 – 6 Sya’ban 1445 H

Prof. Dr. Dedi Irwansyah, M.Hum. (Wakil Dekan 3 FUAD/Guru Besar Ilmu Pendidikan Bahasa Inggris di IAIN Metro)

 “Language is memory and metaphor” (Storm Jameson)

Bahasa adalah memori dan metafora

Ada yang bilang, bahasa adalah tentang bungkus (form) dan isi (content). Bungkus dipelajari lewat gramatika, dan isi ditelusuri melalui metafora. Menjadi logis, bahwa untuk menguasai bahasa, seseorang memerlukan kemampuan menghapal dan pemahaman metafora. Karena kosakata dan kaidah gramatika perlu dihapal. Karena metafora mesti dipelajari untuk menemukan isi atau esensi. Mungkin karena itu, ulama dan penyair Jalaluddin Rumi menggunakan metafora ketika mewartakan esensi perjalanan manusia di bumi ini.

Di dalam Tasawuf for Beginners (Rakhmat, 2011), ada kisah karya Jalaluddin Rumi. Yaitu tentang seorang musafir yang datang ke sebuah kota.  Membawa kain sutra, bergulung-gulung. Ia mencari tukang jahit yang bisa mengubah sutranya menjadi pakaian indah nan megah. Pakaian itu nantinya akan  dikenakannya untuk menghadap Raja di negeri seberang. Penduduk kota memberitahu keberadaan seorang penjahit pandai, yang mahir merubah kain menjadi jubah gemerlap. Namun, penduduk kota mengingatkan sang musafir untuk berhati-hati. Karena penjahit yang mahir itu adalah juga seorang penipu ulung.

Singkat cerita, sang musafir tiba di kediaman si penjahit. Ia disambut dengan begitu ramah. Si penjahit ternyata sangat santun dan penuh senyuman. Sang musafir berpikir tidak mungkin ia seorang penipu ulung, seperti yang disangkakan oleh penduduk kota. Lalu, mulailah sang penjahit mengukur lingkar pinggang, panjang lengan, dan sebagainya. Seraya bekerja, sang penjahit menceritakan beberapa kisah menarik. Ia ceritakan kisah-kisah lucu yang membuat sang musafir tertawa terbahak-bahak. Ia kisahkan juga tragedi dan cerita  melow yang membuat sang musafir meneteskan air mata. Setiap kali sang musafir ‘menutup mata’ karena cerita-cerita itu, sang penjahit memotong kain sutra dan menyimpannya dalam sebuah laci-tersembunyi. Hingga tibalah saatnya, si penjahit berkata kepada sang musafir, “Mohon maaf Tuan, kain sutra yang Tuan bawa, ternyata tidak cukup untuk membuat sebuah pakaian yang indah.” Mendengar itu, sang musafir terkejut. Ia merasa membawa kain sutra yang cukup untuk membuat beberapa pakaian indah. Tapi kini, di hadapannya hanya tersisa sehelai kecil kain sutra. Barulah ia sadari bahwa si penjahit adalah penipu ulung. Ia menyesal karena telah mengabaikan peringatan penduduk kota.

Melalui metafora, Rumi mengingatkan pembacanya. Bahwa manusia adalah musafir yang singgah di kota dunia. Setiap musafir dibekali kain sutra (kiasan untuk jatah usia) untuk dijahit (dikelola) agar menjadi pakaian indah (husnul khotimah) ketika menghadap al-Malik, sang Raja dan Penguasa Sejati. Untuk mendapatkan pakaian indah, sang musafir harus bertemu penjahit (simbolisasi dari kehidupan dunia) yang penuh tipu daya. Penduduk kota (perlambang dari Nabi dan pewaris para Nabi) mengingatkan para musafir untuk berhati-hati menjalani kehidupan dunia. Karena dunia selalu menyajikan ragam cerita, babak, episode, dan peristiwa yang bisa membuat setiap musafir ‘menutup mata’, lalai dan terlena dalam tawa dan air mata. Banyak musafir yang larut dan abai dengan cerita, berita, dan peristiwa dunia sehingga di ujung hidupnya, mereka terkejut karena kain sutranya, atau sisa usianya, tak cukup untuk merangkai amal sebagai pakaian-perbekalan menghadap Allah SWT.

Syahdan, bagi profesional yang menapaki karir ke jenjang tertinggi, ‘kain sutra’ mungkin terbaca sebagai kompetensi dan modal sosial. Sementara tangga karir adalah lintasan yang panjang, licin, dan sarat godaan.  Dan jika kita mencari petuah penduduk kota, sangat mungkin mereka akan menggunakan metafora. Karena bahasa merupakan instrumen utama pewartaan. Wallahu a’lam.

diposting oleh: ss_humas

 

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.