Bagian 1
metrouniv.ac.id – 23/03/2023 _ 1 Ramadhan 1444 H
Dr. Siti Nurjanah, M.Ag. PIA (Rektor IAIN Metro)
Melaksanakan puasa di bulan Ramadhan itu sudah dijalani setiap tahun, bahkan sejak kita kecil belum baligh pun orang tua kita sudah mulai mengajarkan kepada kita untuk melsksanakannya. Lalu mulai seseorang sudah baligh memang diwajibkan bagi setiap orang mukmin baik perempuan maupun laki laki, tentu dengan syarat dan rukun yang ditetapkan, juga kewajiban dan hak yang mengikutinya .
Hari ini adalah hari pertama dilaksanakan berdasarkan hasil penetapan pemerintah melalui keputusan hasil sidang itsbat oleh Bapak Menteri Agama RI GusMen kita, meski ada juga yang sudah melaksanakannya lebih dahulu dari kelompok kelompok tertentu.
Berbicara tentang puasa Ramadhan, tentu kita langsung terpikir untuk mempersiapkannya semaksimal mungkin baik mental maupun spiritual agar tujuan puasa dapat tercapai, yaitu derajat taqwa. Dari sisi mental kita butuh kesehatan lahir dan bathin. Dari sisi kesehatan lahir, maka mulailah dengan menyiapkan menu berbuka puasa yang sehat dan menyehatkan, disini ibu ibu mulai berfikir keras. Dari aspek kinerja mulai diatur jadwal kerja, baik yang bekerja di kantor pemerintah ataupun swasta. Pasti jam kerja sudah ditetapkan khusus untuk bulan Ramadhan. Ini diperlukan agar terjaga stamina tubuh untuk efektif bekerja. Lalu juga, bahkan sudah mulai berpikir nanti lebaran kostum seragam keluarga apa ya. Ini terjadi di wilayah pemikiran kaum Ibu.
Bisa kita bayangkan ini terjadi setiap tahun, dan begitu seterusnya. Bahkan saya tadi pagi sudah sempat ditanya oleh anak gadis:”Umi, lebaran kostum kita apa ya?”. Nah itu yang terjadi pada saya, bisa jadi mungkin juga terjadi pada ibu ibu lainnya.
Saya kurang paham bagaimana suasana hati para Bapak secara umum. Tapi sepanjang yang saya ketahui, berkaca dari pengalaman sang suami tercinta kalau datang bulan puasa Ramadhan biasa saja, tetap siap menyantap masakan istri baik di waktu berbuka maupun sahur. Tetap melaksanakan kegiatan kegiatan rutinnya dan tidak pernah bertanya lebaran pakai baju apa, karena tahunya sudah siap tinggal pakai kalau ada disiapkan. Lalu apakah mengeluh ketika sahur tadi pagi, suami saya tidak mengeluh, apa yang disajikan dinikmatinya. Kebetulan sahur pertama di rumah putri kami yang keempat di rumah mungilnya di salah satu perumahan di pinggir kota Bandar Lampung. Kalau saya sih sekarang tidak pernah pusing dengan makan, karena sudah lumayan lama meninggalkan nasi, praktis yang dimakan selain nasi. Kalau toh makan nasi karena pas membersamai tamu atau seperti tadi pagi karena makan bersama suami dan anak anak, saya ambil sedikit saja, mungkin hanya 2 sendok makan. Dan saya hari hari biasa kalau pas sempat puasa senin kamis, bahkan hampir tidak pernah makan sahur, yang penting berbekal minum air hangat sebanyak banyaknya sore hingga malam sebelum terasa mengantuk.
Nah tahun ini kembali kita akan melaksanakan puasa ini sebulan penuh di bulan Ramadhan ini, tentu dengan berbagai ujian yang akan kita hadapi ke depan, sebagaimana juga selalu terjadi pada diri kita setiap tahunnya. Inilah maka menjadi pemikiran saya terkait puasa ini merupakan sebuah rutinitas atau pilihan dalam kehidupan manusia?
Untuk itu, dari aspek spiritual mari kita jalani puasa Ramadhan tahun ini dengan penuh iman dan dengan senantiasa berharap ridha dari Allah SWT, agar ampunanNya berlimpah kepada kita. Kita lakukan introspeksi diri dari tahun tahun sebelumnya untuk dasar perbaikan di tahun ini.
Hari ini juga masuk sepuluh hari pertama sebagai hari hari yang penuh rahmat atas karunia yang dilimpahkan kepada kita. Semoga kita bisa menjalaninya dengan lebih baik lagi dari tahun tahun yang sudah berlalu, agar kita termasuk golongan orang yang beruntung.
Untuk membahas lebih jauh lagi kita bisa jalani epesode puasa esok hari. Selamat menjalankan Ibadah puasa hari pertama di bulan Ramadhan 1444 H/2023 M. Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan lahir dan bathin kepada kita semua…aamiin.. (penulis : Nur, Posting : SS_Humas)