IAIN Metro, metrouniv.ac.id – Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) telah usai diselenggarakan oleh seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan di Indonesia, pada hari ini (28/05). Tak terkecuali IAIN Metro, satker yang berada di wilayah Metro Timur ini telah sukses mengakomodir sejumlah 1294 Calon Mahasiswa (Camawa) yang menjadi peserta ujian di IAIN Metro. Ujian dilaksanakan di 56 Ruangan di Kampus I IAIN Metro.
Camawa berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, Negeri maupun swasta, Konsentrasi Umum ataupun Pondok Pesantren. Setiap peserta UMPTKIN wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Ijazah sebagai syarat memasuki ruangan. Peserta dibagi menjadi dua sistem ujian, pertama SSE (Sistem Seleksi Elektronik) dan PBT (Paper Based Test) tidak semua pendaftar UMPTKIN hadir saat ujian, terdata sebanyak 83 orang tidak hadir pada ujian PBT, dan 24 Orang pada ujian SSE, selain itu terdapat juga peserta yang datang terlambat melebihi batas toleransi keterlambatan, yakni 30 menit.
Tampak Hadir Tim Monitoring dan Evaluasi Pokja UMPTKIN, Chaerul Rochman pada lokasi Ujian. Selain itu, Rektor IAIN Metro, Enizar didampingi Wakil Rektor 1 dan Kepala Biro AUAK juga berkesempatan menilik langsung lokasi dan perkembangan pelaksanaan Ujian.
Haris setiaji, Pengawas SSE sekaligus Penanggungjawab Teknis lokal dan ruangan mengungkapkan bahwa secara teknis proses SSE berjalan dengan lancar. Menurutnya sistem SSE menjadikan proses ujian UMPTKIN menjadi efektif dan efisien “tidak perlu lagi rekap kertas, semuanya sudah otomatis terlapor” pungkasnya. Ia berharap tidak akan menemukan hambatan pada SSE hingga akhir proses “jadi tahun depan bisa SSE semua” harapnya.
Suhairi, wakil rektor bidang akademik dan kelembagaan sekaligus ketua panitia UMPTKIN IAIN Metro mengucap syukur atas terselenggaranya UMPTKIN dengan lancar, baik model PBT maupun SSE. Ia optimis jika kuota SSE akan terus bertambah tiap tahunnya. Ia berharap melalui UMPTKIN bisa menghasilkan input yang baik serta mampu beradaptasi di bangku perkuliahan nantinya. Lebih lanjut ia menyampaikan peluang bagi yang belum berkesempatan mendaftar melalui jalur UMPTKIN, mereka bisa mendaftar kembali melalui jalur mandiri, “pendaftaran dimulai pada 8-15 Juli mendatang” imbaunya. (Humas)