Metrouniv.co.id, 27/11/2021 – Tim Karya Inovasi, karya tulis Al-Qur'an yang terdiri dari Umi Saputri (Biologi) Eka Julisa Putri (PAI) dan Mega Anjarwati (Hesy).
Mereka adalah finalis yang telah masuk dalam ajang kompetisi OASE (olimpiade agama sains dan riset), sebelumnya penyisihan naskah lomba yang digelar terjadi sangat sengit, karena masing-masing PTKI se-Indonesia telah mengirimkan mahasiswa dan mahasiswi keunggulannya, dengan jumlahnya 70 tim cabang karya tulis Al-Qur'an.
Namun siapa sangka, mereka kini bisa lolos masuk 10 finalis, yang akan di adakan secara offline di UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada 25-28 November 2021. Mereka memang berasal dari prodi yang berbeda-beda, namun semangatnya untuk meraih kemenangan sangat luar biasa.
Keberhasilan ini tentunya bukan hanya usaha sendiri melainkan membutuhkan uluran tangan orang-orang hebat yang ahli dalam bidangnya. Dosen dan mahasiswa yang telah berpartisipasi turut merevisi adalah pak Nasrul, pak Nasrudin serta kak Ibnu Akbar Maliki alumni IAIN metro dengan segudang prestasi.
Persiapan karya tulis Al-Qur'an ini, dikemas rapih yaitu dengan menggali judul “Bela Negara Dalam Perspektif Al-Qur'an (Reinterpretasi ayat-ayat jihad dengan pendekatan Ma'na Cum Maghza)”.
Peneliti tertarik mencetuskan judul jihad atas dasar latarbelakang masalah kasus radikal yang terjadi di gereja katedral kota Makassar pada 28 Maret 2021 lalu.
Di samping keberhasilan mereka dalam masuk finalis lomba karya tulis Al-Qur'an di ajang perlombaan se-Indonesia, Umi Saputri berharap bahwa “jangan pernah puas untuk bermimpi meskipun berkali-kali gagal dalam kompetisi, ingatlah TERUS BERUSAHA, JANGAN BERHENTI karena ketika ingin menuai prestasi tentu membutuhkan pembuktian, jika kita kerja keras tapi tidak ada bukti, yang ada kita kerja ibarat tidak digaji” Umisa berharap bahwa di OASE kali ini semoga hasilnya sesuai dengan usaha…(lv)