Banjarrejo, metrouniv.ac.id — Apel pagi di lingkungan IAIN Metro pada Senin (5/5/2025) berlangsung bersamaan dengan momen pelepasan calon jamaah haji dari keluarga besar kampus. Apel pagi tetap berlangsung khidmat sebagai wadah penyampaian informasi dan kebijakan. Acara berlangsung di Gedung Academic Centre dan diikuti seluruh ASN, dari jajaran pimpinan hingga dosen dan tenaga kependidikan.

Dalam amanahnya, Rektor IAIN Metro, Prof. Dr. Ida Umami. menekankan kembali penguatan budaya kampus humanis melalui penerapan budaya 3S: Senyum, Sapa, Salam. Hal sederhana seperti membuka kaca mobil atau helm saat memasuki kampus disebutnya sebagai bagian dari membangun interaksi hangat antarwarga kampus. “IAIN Metro harus menjadi kampus yang ramah dan bersahabat, dimulai dari hal-hal kecil yang membangun kedekatan,” ujarnya.
Terkait disiplin ASN, Prof. Ida menyampaikan instruksi tegas kepada para pimpinan —mulai dari direktur pascasarjana, dekan hingga kaprodi—untuk menertibkan kehadiran dosen. Ia mengingatkan bahwa sesuai regulasi, kuliah daring hanya boleh dilakukan maksimal 40%, selebihnya harus tetap dilakukan secara luring. “Dosen yang tidak hadir selama satu bulan berturut-turut akan diberikan teguran tertulis,” tegasnya.

Dalam hal kebersihan lingkungan kerja, Rektor mengajak seluruh civitas untuk aktif menjaga kebersihan dan kerapian ruang kerja. Ia menekankan bahwa hal ini bukan hanya tanggung jawab petugas kebersihan yang jumlahnya terbatas, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Salah satu wujud nyata green campus, lanjutnya, adalah dengan menambahkan elemen tanaman hidup di ruang kerja.
Dalam pengumuman strategis lainnya terkait alih status kelembagaan. Rektor menginformasikan bahwa pekan ini rencananya IAIN Metro akan melakukan audiensi langsung dengan MenPAN-RB dengan agenda utama adalah pembukaan Fakultas Sains dan Teknologi sebagai bagian dari pengembangan institusi menuju transformasi lebih besar. (Lk)