Batanghari, Lampung Timur, metrouniv.ac.id — Perubahan status kelembagaan dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung (Jusila) dinilai sebagai peluang besar untuk meningkatkan minat masyarakat dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Hal ini disampaikan oleh Dekan Fakultas Syariah, Husnul Fatarib, saat menjadi pembina apel rutin awal pekan di halaman Perpustakaan Kampus 2 UIN Jusila, Senin (30/06/2025).
Dalam arahannya, Husnul menekankan pentingnya peran seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mendukung proses transformasi institusi, terutama melalui peran sebagai pendidik dan pelayan masyarakat. Ia menegaskan bahwa ASN memiliki tanggung jawab untuk ikut mengembangkan generasi bangsa melalui pendidikan, terlebih di tengah momentum penting perubahan kelembagaan ini.

“Perubahan menjadi UIN akan berdampak langsung pada meningkatnya minat masyarakat. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melakukan sosialisasi dan penguatan citra institusi, salah satunya melalui personal branding,” ujar Husnul.
Menurutnya, personal branding bukan hanya sekadar citra individu, tetapi juga representasi kualitas dan nilai institusi yang harus ditunjukkan dalam sikap dan kinerja sehari-hari. Hal ini sejalan dengan agenda besar yang tengah berlangsung di lingkungan UIN Jusila, salah satunya adalah pelantikan resmi Rektor UIN Jurai Siwo Lampung hari ini, setelah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) terkait perubahan bentuk dari IAIN menjadi UIN.

Lebih lanjut, Husnul mengajak seluruh sivitas akademika untuk tidak menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan. “Jangan putus asa dengan kondisi, tapi mari kita pikirkan bagaimana cara menyelesaikan persoalan secara bijak dan solutif,” pungkasnya.

Apel rutin ini menjadi momen refleksi sekaligus motivasi bagi seluruh pegawai dan dosen dalam menghadapi perubahan dan dinamika baru, sekaligus menegaskan komitmen UIN Jusila untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.