Bank Indonesia ajak Mahasiswa IAIN Metro bertransaksi Non Tunai dengan GPN

92DSC_0077.jpg

Metro, metrouniv.ac.id- Lampung menjadi kota ke-15 dalam rangka roadshow kampanye gerakan nasional non-tunai dan gerbang pembayaran nasional (GPN). IAIN Metro menjadi salah satu target adanya sosialisasi ini. Berlokasi di Gedung Serba Guna (GSG) IAIN Metro, Bank Indonesia bersinergi dengan seluruh lembaga perbankan cabang Metro dibawah naungan Bank Indonesia menjelaskan urgensi transaksi non tunai di era digital serta memberikan pelayanan kartu GPN langsung di lokasi. Acara berlangsung pada hari selasa (8/10) yang dihadiri sejumlah lebih dari 200 mahasiswa.

Dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II IAIN Metro, Dr. Mukhtar Hadi, M.Si serta dihadiri oleh Wakil Rektor III, Dr. Ida Umami, M.Pd.,Kons , Kepala Divisi SP, PUR, Layanan dan Administrasi Kantor Perwakilan BI Provinsi Lampung, Hasiholan Siahaan serta pemateri dari department gerbang pembayaran nasional, Rice Merry Ulva.

Dalam sambutannya, Dr. Mukhtar Hadi, M.Si berkesempatan memperkenalkan kampus IAIN Metro kepada seluruh stake holder perbankan yang hadir, mulai dari segi geografis maupun sosiologis-nya. Menurutnya sosialisasi ini perlu dilaksanakan mengingat kebutuhan era digital semakin meningkat dan membutuhkan kecepatan dan ketepatan.

“ini literasi keuangan, maka bukan hanya literasi membaca namun juga perlu adanya literasi keuangan dan ilmu-ilmu keuangan yang ditawarkan di era digital” tuturnya.

Ia berharap seluru peserta mengikuti kegiatan dengan seksama, sehingga mahasiswa mampu memahami pergerakan perbankan dan transaksi digital yang hadir dan mengerti tentang gerbang pembayaran nasional (GPN).

Menanggapi sambutan Warek II, Hasiholan Siahaan mengungkapkan bahwa transaksi non tunai telah berkembang sejak 20 tahun silam. Diinisiasi perusahaan asing yang mengelola, seperti kartu Visa, Master atau produk kartu lain yang dikoordinir oleh perusahaan asing Amerika Serikat. Untuk itu, semenjak dua tahun terakhir Indonesia telah membuat produk dibawah manajemen Bank Indonesia yakni Kartu ATM dengan label GPN.

“dengan pakai GPN, uang tidak keluar ke Negara asing dan tetap dikelola oleh manajemen dalam negeri” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan keuntungan transaksi non tunai yang lebih aman, cepat dan efisien sangat cocok bagi kaum milenial yang serba ingin praktis. Diakhir sambutannya ia mengungkapkan data yang diperoleh dari OJK bahwa jumlah rekening di Indonesia lebih dari 250 juta rekening, namun akses ke perbankan hanya 40 persennya saja.

Pasca pembukaan, Rice Merry Ulva memulai materinya terkait Gerakan Nasional Non tunai serta kegunaan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) serta urgensinya pengetahuan ini dimiliki oleh kaum muda intelektual. (Humas)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.