Dosen IAIN Metro dalam Kunjungan Peserta PIES ke Monash University

51WhatsApp-Image-2018-09-13-at-18.27.20.jpeg

Rabu (5/9/2018): Dua dosen IAIN Metro-Lampung terlibat secara aktif dalam program kunjungan peserta PIES (Partnership in Islamic Education Scheme) ke Monash University, Melbourne. Dosen pertama adalah Mufliha Wijayati dari Fakultas Syari’ah IAIN Metro yang menjadi salah satu peserta kunjungan. Adapun dosen kedua adalah Ervan Nurtawab dari Fakultas Tarbiyah IAIN Metro yang menjadi research officer bersama Associate Professor Julian Patrick Millie di Anthropology, Monash School of Social Sciences, yang dalam acara ini bertindak sebagai host organization. Nurtawab saat ini tercatat sebagai mahasiswa doktoral di Monash University.

PIES adalah program yang mengundang para dosen perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia yang sedang menyelesaikan program doktoral di universitas-universitas di Indonesia untuk melakukan riset di Australian National University (ANU) di Canberra selama dua semester. Untuk tahun ini, program PIES berlangsung dari bulan Februari hingga Desember 2018. Program ini terselenggara atas kerjasama ANU dan Kementerian Agama Republik Indonesia yang didukung oleh Departemen of Foreign Affairs and Trades (DFAT), Pemerintah Australia.

Kunjungan para peserta program PIES ke Monash University di Melbourne adalah sebuah agenda rutin setiap angkatan. Pada tahun 2018, kunjungan ini dilaksanakan pada hari Senin-Rabu, 3-5 September 2018 di Monash University di Kampus Clayton dan Kampus Caulfield. Dalam kunjungan ini, para peserta mengikuti berbagai program. Dalam kegiatan ini, beberapa dosen dan staf di Monash University memberikan beberapa materi yang penting untuk menunjang karir akademik. Mereka antara lain Dr. Nadirsyah Hosen (Monash Law School), Dr. Aydogan Kars (Centre for Religious Studies School of Philosophical, Historical and International Studies), Professor Ariel Heryanto (Herb Feith Professor for the Study of Indonesia, Monash School of Social Sciences), Dr. Anita Dewi dan Dr. Rheny Pulungan (Asian Collection, Matheson Library), dan Dr. Yacinta Kurniasih (Linguistic Department, Monash University).

Selain itu, para peserta program PIES juga melakukan kunjungan ke beberapa rumah ibadah di wilayah Keysborough yang terkenal dengan keragaman budaya dan agamanya di Australia. Rumah ibadah yang dikunjungi adalah Dhamma Sarana Buddhist Temple, Turkish Islamic Cultural Centre and Mosque, dan St Stefan Serbian Orthodox Church.

Pada hari terakhir, staf dan mahasiswa Monash University memperoleh kesempatan mendengarkan presentasi riset para peserta program PIES. Salah satunya adalah Mufliha Wijayati, Dosen IAIN Metro, yang memberikan presentasi mengenai peran justice broker dalam proses perceraian di Peradilan Agama Indonesia, dengan mengambil kasus peradilan yang terjadi di wilayah Lampung. Presentasi ini adalah bagian dari research project doktoralnya di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Acara kunjungan ini ditutup dengan ramah tamah khas Australia, BBQ party, dengan para mahasiswa Indonesia tingkat doktoral di Monash University yang tergabung dalam Monash Social Researchers Forum. (EN & MW)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.