Metro, metrouniv.ac.id – Dua dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), yakni Siroy Kurniawan, M.Sos., dan Budi Ariyanto, M.Sos., dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan “Pelatihan Pembuatan Konten Kreatif bagi Penyuluh Agama Islam” yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa lalu (17/6/2025). Peserta yang rata-rata usia di atas 40 an tersebut mengikuti pelatihan dengan cukup antusias. Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Kantor Kemenag Pesisir Barat, H. Hikmat Tutasyri, S.Pd., yang menekankan pentingnya dakwah digital di era modern.
Pelatihan ini dilaksanakan di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenag Pesisir Barat. Adapun kegiatan ini merupakan bagian dari program kolaboratif antara tiga kantor Kementerian Agama dari tiga kabupaten, yakni Lampung Tengah, Lampung Barat, dan Pesisir Barat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kapasitas penyuluh agama dalam mengemas pesan dakwah yang menarik dan relevan dengan perkembangan media digital.

Para peserta yang hadir merupakan penyuluh agama dari kalangan ASN maupun PPPK di lingkungan Kementerian Agama. Mereka dibekali keterampilan praktis dalam memproduksi konten dakwah yang kreatif, inspiratif, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam. Pelatihan ini diharapkan mampu menjadi bekal penting bagi para penyuluh untuk menjangkau masyarakat melalui platform digital secara lebih efektif.
Materi pertama dibawakan oleh Siroy Kurniawan, yang mengangkat tema “Strategi Pembuatan Konten Video Singkat: Seni Berdakwah di Era Digital.” Dalam paparannya, Siroy menekankan pentingnya storytelling, durasi yang tepat, dan penggunaan elemen visual untuk membangun daya tarik dalam menyampaikan pesan keagamaan. Sesi ini diisi dengan simulasi dan praktik langsung pembuatan konten video berdurasi pendek.
Sementara itu, pada sesi kedua, Budi Ariyanto membawakan materi tentang “Typografi, Warna, dan Estetika dalam Poster Dakwah Digital.” Ia menekankan pentingnya pemahaman desain grafis sederhana untuk menciptakan materi dakwah visual yang komunikatif dan menarik. Peserta pun diajak mengeksplorasi berbagai aplikasi desain yang bisa digunakan untuk produksi konten dakwah sehari-hari. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital dakwah Islam di wilayah Lampung. (Lk/Fsl))