EVALUASI PMB IAIN METRO, MENCARI SOLUSI DITENGAH PENURUNAN PEMINATAN KULIAH

IMG-20241211-WA0108

Metro. metrouniv.ac.id Menanggapi tren penurunan peminatan kuliah di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), khususnya di IAIN Metro, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Suhairi. M.H mengadakan rapat evaluasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Rapat yang berlangsung di ruang Munaqosyah, lantai 3, pada 11 Desember 2024 ini, dihadiri oleh berbagai pihak terkait, mulai dari jajaran pimpinan rektorat, dekanat dari empat fakultas, hingga lembaga, unit, dan pusat serta Senat di lingkungan IAIN Metro.

Acara ini merupakan brain washing yang bertujuan untuk membantu peserta dalam memetakan masalah yang menghambat peningkatan peminatan mahasiswa baru di IAIN Metro. 

Rapat juga menyoroti data yang menunjukkan penurunan jumlah mahasiswa baru setiap tahunnya, yang menjadi perhatian utama para peserta.

Mengawali kesempatan bicara peserta rapat, Direktur Pascasarjana, Dr. Mukhtar Hadi, menekankan pentingnya branding lembaga untuk menarik minat calon mahasiswa. Menurutnya, lembaga perlu lebih memperhatikan pengelolaan media sosial yang tepat sasaran, terutama dengan menargetkan Gen Z, yang kini menjadi generasi mayoritas di dunia pendidikan tinggi. Branding yang tepat, ujarnya, akan menciptakan citra yang lebih kuat bagi IAIN Metro.

Sainul, M.H, memberikan pandangan mengenai pentingnya peningkatan akreditasi dan penetapan distingsi lembaga untuk memperkuat daya tarik IAIN Metro di mata calon mahasiswa. Ia berpendapat bahwa akreditasi yang baik dan penetapan distingsi akan menjadi nilai jual yang dapat meyakinkan calon mahasiswa dan orang tua untuk memilih kampus ini.

Adapun Humas IAIN Metro yang diwakili Luky dan Dede  menyampaikan data perolehan mahasiswa baru dari tahun ke tahun dan beberapa faktor yang menyebabkan penurunan peminatan mahasiswa, baik dari sisi internal maupun eksternal. Namun, mereka meminta agar saran-saran teknis yang lebih mendalam terkait hal ini dapat dibahas dalam waktu yang lebih memungkinkan.

Peserta rapat juga tak sungkan untuk memberikan kritik ke lembaga. Salah satunya adalah yang disampaikan oleh Muhammad Ali, M.Pd.I, yang menyoroti ketidaktepatan waktu sosialisasi PMB. Ia mengungkapkan bahwa promosi seharusnya sudah dilakukan pada bulan Juli hingga Oktober, bukan menunggu waktu pendaftaran PMB yang semakin dekat.

Lebih lanjut, Ali juga menyarankan agar mahasiswa penerima beasiswa diberi perhatian lebih, dengan pembinaan yang lebih intensif. Hal ini bertujuan agar mereka dapat menjadi duta kampus yang dapat membantu dalam sosialisasi PMB. Nawang Wulandari, M.Pd.I, Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), juga memberikan masukan untuk menggaet influencer guna memperluas jangkauan sosialisasi, menjadikan promosi PMB lebih masif dan menarik perhatian calon mahasiswa.

Prof. Enizar turut memberikan masukan penting dengan menyebutkan bahwa orang tua harus menjadi salah satu pertimbangan dalam proses sosialisasi PMB. Hal ini dikarenakan orang tua memiliki peran yang signifikan dalam menentukan pilihan pendidikan anak-anak mereka. Oleh karena itu, menyasar orang tua dalam promosi PMB diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan mereka terhadap IAIN Metro.

Rapat evaluasi yang dimulai pada pukul 14.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 17.30 WIB ini juga dihadiri Rektor IAIN Metro, Prof. Dr. Siti Nurjanah. Rektor memberikan arahan dan memastikan bahwa semua masukan yang diberikan akan diterapkan dalam strategi PMB mendatang. Para peserta rapat sepakat untuk terus berinovasi dan melakukan perbaikan demi menarik minat mahasiswa baru, sehingga peminatan di IAIN Metro dapat meningkat dalam tahun-tahun mendatang. (Lk)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.