Metro, metrouniv.ac.id –Fakultas Syari’ah menjadi penutup dalam pelaksanaan kegiatan Yudisium Periode 2 Tahun Akademik (T.A) 20221/2022 IAIN Metro. Acara yang digelar di Gedung GSG IAIN Metro paada hari ini (Kamis-27/01/2022) berlangsung secara hikmat untuk melakukan proses akhir sebagai mahasiswa Strata 1 (S1) yang telah menyelesaikan seluruh kegiatan studinya pada Fakultas Syari’ah.
Pada Yudisium Periode 2 T.A 20221/2022 sebanyak 75 mahasiswa yang terbagi atas 2 Program Studi (Prodi) dari 3 Prodi yang ada di Fakultas Syari’ah. Untuk Prodi Ahwalus Syahsiah (AS) / Hukum Keluarga Islam (HKI) sebanyak 27 peserta dan Prodi Hukum Ekonomi Syari’ah (HESy) dengan 48 peserta.

Yudisium dengan tema menciptakan Sarjana hukum yang berkulitas di era masyarakat 5.0 berlandaskan keislaman dan keindonesiaan, diawali dengan penampilan hadroh dari mahasiswa Fakultas Syariah dilanjutkan dengan tari dan menyanyikan lagu Indonesia raya, mars IAIN Metro, serta pembacaan kalam ilahi.
Pembacaan keputusan Dekan Fakultas Syari’ah tentang Peserta Yudisium Periode 2 T.A 20221/2022 oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Syari’ah, Zumaroh, M.E.Sy.
Selain para pimpinan Fakultas Syariah yang dari Mulai Husnul Fatarib, Ph.D., selaku Dekan, para Wakil Dekan, Ketua Prodi dan unsur tenaga fungsional adminitrasi, acara juga dihadiri oleh Rektor Dr. Hj. Siti Nurjannah, M.Ag, PIA., Wakil Rektor 1 Prof. Dr. Ida Umami, M. Pd, Kons, Wakil Rektor 2, Dr. Dri Santoso, M. H, Wakil Rektor 3 Dr. Mahrus As’ad, M.Ag, Ketua Senat, Dr. Suhairi, M.H, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Dr. Zuhairi, M. Pd, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Dr. Mar Jalil, M. Hum, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Dr. Akla, M. Pd. Hadir juga para dosen fakultas syriah, kepala Ma’had Al Jami’ah, Kepala UPT Bahasa Ketua Alumni Kukuh Cahyono, S.H. yang disambut langsung oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Fakultas Syari’ah Nety Hermawati, MA, MH.
Acara proses akhir mahasiswa untuk memperoleh gelar Sarjana tersbut juga dihadiri oleh Dra. Sartini,SH, MH selaku Ketua Pengadilan Agama Gunung Sugih yang merupakan stakeholder IAIN Metro.

Penerapan protokol kesehatan juga turut jadi kewajiban bagi seluruh peserta panitia dan para pejabat serta tamu yang hadir pada kegiatan tersebut.
Dekan Fakultas Syari’ah Husnul Fatarib, Ph.D. dalam sambutanya menyampaikan laporan jumlah peserta yudisium, ucapan selamat dan kepada para peserta dan salam untuk keluarga serta berharap lulusan dapat mewujudkan harapan dan impian.

“Yudisium pamungkas dari Fakultas Syari’ah untuk 75 peserta 2 Prodi, AS 27 peserta dan HESy 48 peserta. Sedangkan untuk Prodi HTN belum ada pada periode 2 T.A. 2021/2022 ini. Alumni Fakultas Syari’ah tidak kalah dengan Perguruan Tinggi lain yang unggul dan memiliki gelar S.H. Banyak yang sukses menjadi advokat, dan bekerja di Pengadilan”.
“selamat kepada mahasiswa yang hari ini telah di yudisium, salam kepada orang tua dan keluarga, terimaksih atas kepercayaan untuk bergabung di IAIN Metro dan ajak keluarga yang masih duduk di kelas XII untuk mendaftar dan menjadi bagian dari IAIN Metro. Fakultas syari’ah dapat berkecimpung di dunia kerja apa saja”. Sambungnya.
Ketua Senta IAIN Metro Dr. Suhairi, M.H. berpesan agar tidak puas dengan yang sudah dicapai dan terus belajar.
“Kebahagian bagi peserta telah melewati penantian dan tahapan sehingga hari ini telah di yudisium pada hari ini. Selesai kuliah harus tidak merasa cukup dan puas, karena menuntut ilmu sepanjang hayat jadi harus terus mengembangkan dan belajar”.
“Peluang dan kesempatan yang sama dengan pemegang gelar SH, para alumni fakultas Syari’ah telah banyak yangg jadi advokat, cari peluang usaha dan kembangkan kemapuan yang ada, tidak hanya mengandalkan CPNS tetapi bisa melakukan pekerjaan yang lain dengan melakukan pengembangan kreatifitas untuk memperoleh kesuksesan”. Tutur Suhairi.
“Kecerdasan intelektual hanya berperan 20%, kecerdasan emosional bisa mencapai 80% yang dipengaruhi oleh etitut atau sosial, dan kecerdasan spiritual. Relasi dan networking dengan etitut yang baik sangat berpengaruh untuk meraih kesuksesan. Terus semangat untuk mengapai kesuksesan”. Akhir sambutan ketua Senat dan ditutup dengan pembacaan pantun.
Acara dilanjutkan dengan pelaksanaan prosesi yudisium untuk 75 peserta dari 2 prodi pada Fakultas Syari’ah.
Selesai prosesi yudisium Fakultas Syari’ah tersebut, dilanjutkan dengan pemberian sambutan oleh Rektor IAIN Metro Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag. PIA. Pada sambutannya menyampiakan ucapan selamat, serta berharap kepada alumni dapat menunjukan kepada publik bahwa alumni IAIN Metro berkelas dan berkuliatas.
“Selamat kepada seluruh peserta yudisium dan hari ini telah memperoleh gelar sarjana yang diperoleh dengan susah payah. Bahagiakan kami dengan para alumni mengajak dan membuktikan bahwa alumni IAIN Metro dapat dijadikan contoh sebagai melanjutkan studi di IAIN Metro. Alumni IAIN Metro adalah berkelas dan berkualitas”.
Rektor juga terus berpesan kepada seluruh alaumni agar terus menerapkan nilai moderasi beragama.

“Gusmene saat peresmian monumen moderasi beragama ada 2 kunci yaitu adil dan berimbang di era distrupsi saat ini. Moderasi beragama menjadi nilai manfaat dan minimalisir hoax. Moderasi beragam pelajaran untuk berfikir bijaksana, tidak fanatik, tidak ektrim, dan tidak ekskusif oleh satu padangan agama orang atau kelompok”. Ujar nurjanah
“Penerpan nilai-nilai moderasi beragama harus dilakukan, sebagai alumni IAIN Metro yang berada dibawah kementerian agama harus dapat menerapkan pesan moderasi beragama dimasyarakat. 4 pilar moderasi beragama harus dapat menjadi hal pokok bagi alumni yaitu Komitmen kebangsaan, Toleransi, Anti kekerasan, dan Menghargai Tradisi”, Sambunya.
“Jaga nama baik almamater, menjadi sarjana jangan pernah menjadi orang yang sombong dan tinggi hati, harus selalu rendah hati. Gunakan ilmu yag didapat sebaik mungkin di masyarakat”. Pesan Rektor diakhir sambutanya.
Acara berakhir dengan melakukan ramah tamah dan foto bersama. (ss_humas)