Metro, metrouniv.ac.id – 3 Januari 1946 merupakan tonggak sejarah berdirinya Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Hal ini berdasarkan dengan Penetapan Pemerintah No 1/S.D. tanggal 3 Januari 1946 (29 Muharram 1365 H) dalam Kabinet Sjahrir II. ((sumber : https://kemenag.go.id (25 Maret 2021) dan https://nasional.kompas.com (25 Oktober 2021 )
Sebagai upaya memperingati hal tersebut, hari ini (03 Janurai 2022) yang bertepatan dengan 76 tahun tepat ditetapkannnya Kementerian Agama RI, yang lebih dikenal dengan sebutan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI, dan sesuai Surat Edaran Sekretaris Jendral Kemenag RI Nomor 31 Tahun 2021, IAIN Metro gelar upacara HAB Kemenag RI Ke 76 di Halaman Kampus I IAIN Metro.
Bertindak selaku Inspektur Upacara pada HAB Kemenag Ke 76 tersebut Rektor IAIN Metro Dr. Hj. SIti Nurjanah, M.Ag. dengan Komandan Upacara Agus Riyanto yang merupakan Petugas Keamanan di IAIN Metro. Selain itu untuk petugas paduan suara dan pengibar bendera serta perwira upacara dari unsur Organsisasi Mahasiswa (Ormawa) IAIN Metro. Sedangkan untuk petugas lainnya adalah dari unsur Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) IAIN Metro.

Upacara yang digelar secara sederhana dan hikmat tersebut diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negera (ASN) IAIN Metro yang terdiri dari unsur Tenaga Pendidik (Tendik) dan Dosen baik PNS maupun Non PNS dan seluruh tenaga honorer lainnya.
Pada Upacara kali ini juga dilakukan pembacaan Keputusan Presiden dan penyerahan Piagam Penghargaan Satya Lencana Karya Satya dan penyerahan Surat Keputusan (SK) untuk PNS yang telah Purnabhakti di Tahun 2021 serta Penyerahan SK untuk Dosen Tetap Bukan PNS (DTBPNS) yang telah dilakukan seleksi pada tahun 2021 yang lalu.
Pada amanat inspektur upacara, Rektor membacakan pidato Menteri Agama Pada Peringatan HAB Ke 76 Kemenag RI yang bertema Tranformasi Layanan Umat.
Pada pidato tersebut Menteri Agama disampaikan beberapa hal terkait dengan tema HAB Ke 76 Kemenag RI.
“Kementerian Agama telah hadir sebagai payung teduh bagi semua unsur umat beragama, memberikan pelayanan prima bagi masyarakat yang membutuhkan layanannya, dan menjaga Pancasila, konstitusi, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk tetap dalam jalurnya”.
“Kementerian Agama harus terus berbenah. Prestasi yang telah diraih harus dipertahankan, dan secara bersamaan, perlu terus berinovasi untuk mewujudkan Kementerian Agama yang lebih baik”.
“Apa yang kemudian menjadi tagline Peringatan Hari Amal Bakti ke-76 Kementerian Agama, yaitu Transformasi Layanan Umat akan dengan cepat dan mudah dilakukan. Transformasi yang dimaksud meliputi perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta peningkatan sarana dan prasarana atau infrastruktur yang mempercepat dan mempermudah kinerja Kementerian Agama dalam memberikan layanan kepada masyarakat”.
Selain hal tersebut pada pidato Menteri Agama yang dibacakan oleh Rektor tersebut juga disampaikan bahwa Penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 tahun kepada 509 orang, 20 tahun kepada 2.802 orang, dan 10 tahun kepada 5.999 orang Pegawai Negeri Sipil Kementerian Agama. Untuk IAIN Metro sendiri terdapat 1 orang penerima Penghargaan Satyalancana Karya Satya 20 tahun dan 8 orang penerima Penghargaan Satyalancana Karya Satya 10 tahun yang langsung diberikan oleh Rektor IAIN Metro Dr. Hj. Siti Nurjanah, M.Ag. selaku inspektur upacara.

Usai pelaksanaan upacara rektor melakukan ramah tamah dan meninjau kegiatan lomba tumpeng yang digelar oleh Dharma Wanita Persatuan IAIN Metro. (ss_humas)