Metro, metrouniv.ac.id – Asesmen Lapangan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk Program Studi Manajemen Haji dan Umrah UIN Jusila hari ini (6/12) resmi berlangsung di Gedung Academic Center Kampus 2. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor, Dr. H. Akhmad Fauzan, Lc., M.Ag. dan Prof. Dr. Anton Bawono, M.Si., yang melakukan penilaian komprehensif sebagai bagian dari proses reakreditasi prodi.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Jusila, Prof. Dr. Ida Umami, M.Pd., Kons., menegaskan bahwa reakreditasi kali ini memiliki nilai strategis bagi penguatan kapasitas akademik dan profesionalisme lulusan. Ia menyebut peluang besar yang terbuka dengan hadirnya Kementerian Haji dan Umrah sehingga prodi harus mampu menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan adaptif.

“Akreditasi bukan hanya menilai dokumen yang disubmit, tetapi proses pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan mutu. Ini bukan potret sesaat, melainkan investasi kualitas ke depan,” ujarnya.
Rektor juga memaparkan inovasi kampus berupa laboratorium terintegrasi yang kini telah beroperasi sebagai pendukung berbagai program studi, termasuk Manajemen Haji dan Umrah. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi nilai tambah dalam asesmen, terutama dalam aspek praktik dan penguatan kompetensi mahasiswa.

Usai sesi pembukaan, proses asesmen berjalan dalam dua jalur. Dr. Ahmad Fauzan, selaku asesor pertama, melakukan klarifikasi data dengan meninjau dokumen pendukung yang telah dibaca sebelumnya melalui LED. Ia mengingatkan bahwa asesmen daring maupun luring pada prinsipnya sama, namun kali ini dilakukan secara luring berdasarkan permintaan fakultas.
“Kami diamanahi BAN-PT. Mohon ditunjukkan data dukungnya. Sebelum masuk ke sharing data, yang pertama kami perlu melihat riwayat mengajar DTPNS serta keahlian yang ditunjukkan melalui disertasinya,” tegas Dr. Ahmad.
Sementara itu, di ruang berbeda, Prof. Anton Bawono mewawancarai pimpinan fakultas, mahasiswa, dosen, alumni, serta pengguna lulusan guna memetakan perkembangan prodi dari berbagai sisi. Sesi ini menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran lapangan secara lengkap dan objektif.

Kegiatan asesmen turut dihadiri berbagai pihak, termasuk Dekan FEBI dan Kaprodi Manajemen Haji dan Umrah yang menjadi subject utama, para dosen, Kabiro, kabag dan Kasubbag, Direktur PPs, Ketua Senat, mahasiswa, alumni, hingga mitra pengguna lulusan. Seluruhnya dilibatkan untuk memberikan perspektif menyeluruh terkait kinerja prodi.
Menutup sambutannya, Rektor UIN Jusila menyampaikan harapan besar terhadap hasil asesmen ini. “Semoga dengan tangan dingin para asesor, prodi ini mendapatkan pembinaan yang memperkuat langkah menuju mutu yang lebih baik,” tuturnya.

Asesmen lapangan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dengan rangkaian verifikasi, wawancara, serta penelusuran data pendukung untuk memastikan kualitas Program Studi Manajemen Haji dan Umrah UIN Jusila terus berkembang. (Lk/humas)