Metro, metrouniv.ac.id – Setalah dikeluarkannya Keputusan Mendikbud nomor 116623/MPK/KP/2020 tentang Kenaikan Jabatan akademik/ Fungsional Dosen bulan november lalu, IAIN Metro telah memiliki tambahan guru besar bidang ilmu bimbingan konseling.
Jabatan guru besar disandang oleh Ida Umami yang juga merupakan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Metro secara seremonial akan dilakukan pengukuhan di gedung GSG Radin Inten IAIN Metro pada Jum’at 15 Januari 2021 oleh Senat IAIN Metro.
Kegiatan pengukuhan yang akan dilakukan pada masa pandemik ini, IAIN Metro selalu melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Metro dan telah melayangakan surat permohonan rekomendasi yang ditandatangani oleh Mukhar Hadi sebagai ketua Satgas Covid-19 IAIN Metro sekaligus menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan.
Surat permohonan tertanggal 07 Januari tersebut telah mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Metro nomor : 354/ /COVID-19/LL-1/2021 tanggal 13 Januari 2021. Sebelum dikeluarkannya rekomendasi tersebut tim Satgas Covid-19 IAIN Metro telah melakukan koordinasi melalui zoom meeting Pemkot Metro (Jum’at 08/01/2021) yang dipimpin oleh Walikota Metro, dihadiri Wakil Wakil Walikota Metro, Kapolres Kota Metro, Setda Kota Metro, dan unsur pimpinan daerah serta camat dan lurah se Kota Metro.
Setelah kegiatan zoom meeting tersebut dilanjutkan dengan melakukan koordinasi dan peninjauan lapangan oleh Tim Satgas Covid-19 Kota Metro yang dipimpin oleh Pansuri, SH.,MM selaku kepala BPBD Kota Metro. Koordinasi dan peninjauan lapangan tersebut dilakukan di ruang pertemuan Syaifudin Zuhri Gedung Rektorat dan terus akan dilakukan hingga pelaksanaan usai ujar Pansuri.
Mukhtar Hadi sebagai ketua Panitia yang sekaligus ketua Satgas Covid-19 IAIN Metro mengungkapkan bahwa pelaksanaan pengukuhan guru besar yang akan dilaksanakan tetap menerapkan protokol kesehatan. Mulai memantau pengunjung menggunakan masker, mengukur suhu badan ketika mau masuk kampus, mencuci tangan pada tempat yang telah disiapkan mulai dari pos satpam pintu masuk hingga pada tiap gedung, senantiasa menjaga jarak, dan meminta hasil rapid test. Selain itu sebagai upaya pencegahan konsumsi untuk tamu undangan juga akan diberikan jenis kemasan nasi kotak yang akan diantar kepada masing-masing tamu “imbuh Mukhtar Hadi”. (humas)