Metro, metrouniv.ac.id – IAIN Metro turut berpartisipasi dalam program Indonesia Khataman yang diselenggarakan serentak oleh Kementerian Agama pada 16 Ramadhan kemarin. Program ini menargetkan pelaksanaan khataman sebanyak 350.000 kali dalam sehari dan melibatkan seluruh instansi yang berada di bawah naungan Kementerian Agama, termasuk madrasah, pondok pesantren, perguruan tinggi, majelis ta’lim, serta masyarakat umum. Kegiatan ini dimulai pada pukul 00.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 19.00 WIB, dengan acara puncaknya pada malam 17 Ramadhan, bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an.

Untuk mengikuti kegiatan ini, peserta diwajibkan mendaftar terlebih dahulu melalui laman yang telah disediakan. Di IAIN Metro, program ini digawangi oleh Ma’had Ali yang telah membagi para ASN menjadi 29 kelompok khataman. Setiap kelompok terdiri dari 10 orang, yang bersama-sama menargetkan untuk menyelesaikan 30 juz Al-Qur’an pada hari tersebut.

Direktur Ma’had Ali, Saipullah, M.Ag., mengungkapkan bahwa meskipun target menyelesaikan 3 juz per orang tidaklah berat, tantangan utama terletak pada kemampuan membaca Al-Qur’an masing-masing individu. “Menyelesaikan 3 juz per orang sebenarnya tidaklah berat, tetapi kemampuan membaca orang masing-masing berbeda sehingga ada cepat selesai dan ada yang selesai belakangan”, ujarnya.

Program Indonesia Khataman ini dilaksanakan sesuai dengan Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 13 Tahun 2025, yang bertujuan untuk menyemarakkan malam turunnya Al-Qur’an, yakni malam Nuzulul Qur’an. Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting dalam mempererat hubungan umat Islam dengan Al-Qur’an, serta menumbuhkan semangat untuk terus membaca dan memahami kitab suci tersebut. (lK)