Pekanbaru, Metrouniv.ac.id–Selasa (01/05/2018) pukul 13.30 sejumlah 18 orang Racana Raden Inten II dan Putri Kandang Rarang IAIN Metro tiba di Pekanbaru Riau untuk mengikuti Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan (PW PTK) Se-Indonesia.
Berbeda dari Racana lainnya, Racana Raden Inten II dan Putri Kandang Rarang IAIN Metro langsung bertolak menuju Masjid Thariq Al-Jannah untuk menyelenggarakan Kerja Bakti sebagai bentuk syukur dalam memulai kegiatan PW PTK ke-14 di tahun 2018 ini. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama sekaligus ketua Kontingen Dr. Ida Umami, M.Pd., Kons dan Dr. Sri Andri Astuti, M. Ag selaku Pendamping Putri.
Bak gayung bersambut, Ketua RT Kelurahan Tuahmadani Kec. Tampan, Pekanbaru Riau (Febrian Effendi) menyambut rombongan dengan tangan terbuka. Pria yang akrab disapa Feri ini mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kerja bakti yang diadakan oleh IAIN Metro Lampung. “Momen ini sangat tepat, bantuan yang diberikan bisa menambah kekhusyu'an masyarakat dalam menghadapi bulan puasa,” tandas Feri. Ia berharap masjid bisa selalu ramai dan menjadi ladang ibadah bagi masyarakat sekitar.
Hampir semua elemen masyarakat sekitar terlibat dalam kerja bakti ini. Rangkaian kerja bakti dimulai dari pengecatan tembok masjid, bersih-bersih halaman sampai dengan ramah tamah dengan masyarakat sekitar.
Selain melakukan kerja bakti, IAIN Metro juga menginfakkan beberapa kaleng cat, 4 gulung hambal sajadah dan 19 Al-Qur'an.
Rektor IAIN Metro, Prof. Dr. Enizar, M.Ag menekankan bahwa bakti sosial yang diniatkan untuk ibadah, akan membawa keberkahan bagi Lembaga, Mahasiswa serta Masyarakat.
Senada dengan Rektor, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama juga mengungkapkan bahwa pentingnya masjid (tempat ibadah umat muslim) sebagai tempat untuk memulai setiap bentuk kegiatan Kemahasiswaan.
Ia juga menambahkan bahwa tujuan dari bakti sosial ini adalah untuk memperoleh keberkahan yang lebih besar dalam mengikuti proses Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi keagamaan (PW PTK) 2018 yang juga memiliki tujuan besar. “Bermula dari masjid dan berakhir di masjid adalah hal yang substansial,” ujar beliau mengakhiri. (Sufia-Protokoler/Humas)