Metro, metrouniv.ac.id – IAIN Metro menggelar rapat pembahasan lanjutan penyusunan dokumen Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029 UIN Jurai Siwo Lampung di Ruang Saifudin Zuhri, Kamis (22/5). Rapat ini menjadi tonggak penting dalam transformasi kelembagaan dari IAIN Metro menjadi Universitas Islam Negeri dan adaptasi terhadap Astacita Presiden RI serta Renstra Kementerian Agama.

Penyusunan dokumen Renstra ini sangat krusial mengingat ia akan menjadi pedoman utama pengembangan institusi secara sistematis dan berkelanjutan, sekaligus panduan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Proses penyusunan melibatkan lintas unsur, mulai dari Wakil Rektor Bidang I dan II, Lembaga Penjaminan Mutu, hingga Tim Perencanaan dan unit-unit terkait. Rapat dipimpin oleh Kepala Biro AUAK, Dr. Ahmad Supardi. Rapat ini terbagi menjadi 5 tim berdasarkan lima bab utama dokumen Renstra. Target submit ditetapkan pada 29 Mei 2025.

Dalam arahannya, Rektor Prof. Ida Umami menekankan agar penyusunan Renstra tidak lepas dari Astacita Presiden dan Renstra Kementerian Agama, namun juga memuat program unggulan kampus, seperti internasionalisasi dan pengabdian lingkungan. Ia juga berharap penyusun untuk berpikir out of the box dengan menghasilkan ide-ide brilliant. Selain itu beliau berpesar agar tetap bersinergi, “Walaupun telah dikelompokkan, tim harus saling menyinergikan isi karena semuanya saling terkait,” ujarnya.

Pembahasan berlangsung dinamis. Wakil Rektor I, Prof. Dedi, menyoroti pentingnya kesinambungan dengan visi lama kampus yang telah digunakan hingga tingkat fakultas, serta dicanangkan hingga 2039. Ia mengusulkan agar kata kunci dari visi sebelumnya tetap menjadi bagian dalam Renstra baru, agar transisi tidak memutus kesinambungan arah institusional.

Sementara itu, Wakil Rektor II, Dr. Yudiyanto, menekankan pentingnya penyusunan yang tidak hanya baik secara konsep, tetapi benar-benar tuntas dan dapat diimplementasikan. Ia mendorong agar Renstra lebih menekankan pada pembentukan output karakter, selaras dengan arah kurikulum dan pengembangan sumber daya manusia.

Dengan arah yang semakin jelas dan melibatkan berbagai perspektif, penyusunan Renstra UIN Jurai Siwo diharapkan menjadi dokumen strategis yang membentuk masa depan kampus sebagai institusi pendidikan tinggi Islam unggulan berkelas dunia. (Lk)