Metro,metrouniv.ac.id – IAIN Metro secara resmi menerjunkan mahasiswa untuk program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Lampung Timur pada Jumat, (26/7/ 2024). Acara pelepasan dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Lampung Timur dengan dihadiri berbagai pihak terkait.

Dr. H. Mahrus As’ad, M.Ag., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, mewakili Rektor IAIN Metro, dalam sambutannya menekankan pentingnya mahasiswa menjaga nama baik pribadi, IAIN Metro, serta desa-desa tempat mereka ditempatkan. Ia mengingatkan mahasiswa untuk berperan sebagai duta yang mengabdi dengan mengedepankan keilmuan dan keterampilan yang dimiliki serta menunjukkan sikap dan perilaku yang baik. Di akhir sambutannya, Dr. Mahrus menyerahkan mahasiswa secara resmi kepada pemerintah daerah Lampung Timur.

Sebelumnya, Sainul, SH., MA., selaku perwakilan panitia KKN, melaporkan bahwa KKN Reguler III tahun ini melibatkan 395 mahasiswa yang ditempatkan di dua kecamatan: Labuhan Meringgai dengan sebelas desa yang dibagi dalam 16 kelompok, dan Pasir Sakti dengan delapan desa yang dibagi dalam sebelas kelompok. Mahasiswa berasal dari empat fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, serta Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Sainul berharap mahasiswa dapat memanfaatkan ilmu dan hasil pembekalan untuk berkolaborasi dengan masyarakat desa sesuai tema KKN, yaitu Harmonisasi Perguruan Tinggi dan Masyarakat dalam Menjaga Kearifan Lokal dan Moderasi Beragama.
Drs. Ahmad Zainudin, MAP, Asisten I Lampung Timur, mewakili Bupati Lampung Timur Drs. H. Dawam Rahardjo yang sedang dinas luar, menyampaikan bahwa KKN merupakan kesempatan untuk menerapkan keilmuan dan keahlian yang diperoleh di kampus. Ia mengingatkan mahasiswa untuk membangun kerjasama dan kolaborasi dengan masyarakat serta menjaga keselamatan dan keamanan pribadi selama berada di lokasi KKN. Ahmad juga menegaskan pentingnya koordinasi dengan camat dan pihak desa.
Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh Kabag Protokoler Kabupaten Lampung Timur, Ibu Tri Winarni, Camat Labuhan Meringgai Hendri Gunawan, Camat Pasir Sakti Raden Patah, serta perwakilan dinas pendidikan, Badan Kesbangpol Lampung Timur, dosen pembimbing lapangan, dan panitia KKN. (Lk)