Mataram, metrouniv.ac.id — IAIN Metro kembali menorehkan prestasi di kancah nasional dengan meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) kategori Madya. Penghargaan ini diberikan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Islam (DIKTIS) Kementerian Agama RI dalam acara yang diselenggarakan di UIN Mataram pada Kamis (17/10/2024).
Acara penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Konferensi Internasional Gensia ke-3, Musyawarah Nasional (Munas) Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) ke-1, dan PTRG Award ke-2 yang berlangsung di Mataram dari 15 hingga 18 Oktober 2024. Dengan tema “Membangun Sinergisitas untuk Menguatkan Gerakan Pengarusutamaan Gender dan Budaya Nirkekerasan di PTKI,” ajang ini bertujuan untuk mengapresiasi perguruan tinggi yang berkomitmen dalam mewujudkan kampus responsif gender.
Piagam penghargaan PTRG secara resmi diterima oleh Prof. Mufliha Wijayati, dosen IAIN Metro, yang juga menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut. Penghargaan diserahkan langsung oleh Prof. Ahmad Zaenul Hamdi, Direktur Pendidikan Islam Kemenag RI. Dalam sambutannya, Prof. Ahmad menyatakan bahwa PTRG Award adalah bentuk apresiasi atas komitmen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) dalam mewujudkan institusi yang responsif gender.

Pada ajang ini, 44 PTKI dari seluruh Indonesia berpartisipasi, dengan 12 nominasi yang dipilih untuk mempresentasikan portofolio terkait empat indikator utama Perguruan Tinggi Responsif Gender, yaitu: kelembagaan, tridharma perguruan tinggi responsif gender, tata kelola dan penganggaran responsif gender, serta indikator budaya nir kekerasan. IAIN Metro berhasil masuk dalam kategori Madya bersama 20 PTKIN lainnya, sementara kategori Utama diraih oleh 10 PTKIN dan 2 PTKIS.
Prof. Mufidah Cholil, selaku tim assessment dan juri dalam PTRG Award, menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah ajang lomba, melainkan proses self-assessment perguruan tinggi dalam mengarusutamakan gender dalam layanan pendidikan. IAIN Metro berhasil unggul dengan dokumen data dukung yang memadai, menempatkannya dalam kategori Madya.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IAIN Metro, Imam Mustofa, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen kampus dalam menciptakan pendidikan yang adil dan setara. “Kami bersyukur atas dukungan dari seluruh pimpinan dan sivitas akademika IAIN Metro. Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus membangun pendidikan yang inklusif dan berkeadilan gender,” ujar Imam.
Rektor IAIN Metro, Prof. Siti Nurjanah, juga memberikan apresiasi atas pencapaian ini. “Saya sangat bangga dengan penghargaan ini. Ini adalah pengakuan atas kerja keras kita semua. Tugas kita selanjutnya adalah mengimplementasikan komponen-komponen perguruan tinggi responsif gender secara menyeluruh, karena kita memiliki sumber daya yang memadai untuk itu,” ungkapnya.
Dengan prestasi ini, IAIN Metro berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik bagi semua kalangan.
Kontrubutor: Move
editor : ss_humas