Jadi Pembicara di IAIN Metro, Prof. Suyitno : Kita Masuk Era Dalam Jaringan

33IMG-20191019-WA0014.jpg
Metro, metrouniv.ac.id- Revolusi industri merupakan hal yang tidak terelakkan saat ini. Tentu, selain perkembangan teknologi, dan urusan ekonomi, banyak faktor lain yang merasakan adanya revolusi industri 4.0 ini. Salah satunya yaitu dunia pendidikan.

Dunia pendidikan mau tidak mau harus ikut mensiasati tentang hadirnya revolusi industri 4.0 ini. Ajaran2 konvensional yang sudah lama dijalankan, perlu untuk dirubah arah menuju hal-hal yang lebih sesuai dengan kemajuan teknologi.

Hal ini juga disinggung oleh Direktur Guru dan Tenang Kependidikan (GTK) Madrasah, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag saat menjadi pembicara di Seminar Nasional Pascasarjana IAIN Metro. Sabtu, (19/10/2019).

“Sekarang masuk era Dalam Jaringan (daring). Semua serba daring, dari ojek, toko, pesan makanan.”Ujar Suyitno

Lebih lanjut, Suyitno menyayangkan,di era industri 4.0, dimana semua sudah serba dalam jaringan (Daring)/Online. Proses pendidikan masih manual.

“Ojek sudah online, toko sudah online, namun ketika bicara pendidikan, masih manual. Ini menjadi problem. Bicara shoping sudah online, tapi layanan akademik, proses mengajar masih manual.” Terang Suyitno.

Bagi Suyitno, dalam konteks industri 4.0, dalam proses pembelajaran, kesadaran untuk mendidik adalah yang penting dimiliki oleh seorang pengajar.

Proses mendidik yang tidak hanya mentranfer pengetahuan, melainkan membentuk karakter melalui proses pendidikan. Karena menurutnya, proses mendidik yang membentuk karakter adalah sesuatu Hal  yang tidak bisa digantikan oleh sistem kecanggihan apapun, kecuali lahir dari Pashion pendidik itu sendiri.

Hal penting yang harus diperhatikan dari pembicaraan Prof. Dr. Suyitno, M.Ag adalah tentang sifat guru atau dosen dalam melakukan tugasnya sebagai pendidik, dimana Guru mengajar harus memiliki panggilan jiwa (Pashion) dalam mengajar, bukan hanya berpikir pragmatis, diantaranya tentang perolehan financial.

Kemudian, Suyitno juga menginformasikan kepada seluruh peserta saat seminar berlangsung, tentang akan dihapuskannya istilah “guru piket”. Karena ditakutkan, ketika ada guru piket, ada guru yang malas berangkat mengajar karena terlalu mengandalkan guru piket tersebut. (WEP)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.