Metro, metrouniv.ac.id – Dr. Ahmad Supardi, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK), menyampaikan efisiensi anggaran di berbagai sektor di Kementerian Agama (Kemenag). Penyampaian tersebut dilakukan dihadapan ASN IAIN Metro pada kegiatan Apel rutin yang digelar pada Senin pagi ( 24 Februari 2025 ). Dalam apel tersebut ia menegaskan bahwa efisiensi ini dilakukan dengan bijaksana oleh pemerintah untuk prioritas program.

“Efisiensi itu bukanlah potongan, tetapi pengalihan anggaran oleh pemerintah untuk kebutuhan prioritas yang lain”, ujarnya. Selanjutnya beliau menjelaskan efisensi di Kementerian Agama mencapai 13 Triliun, 11 Triliun diantaranya ada di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dijen Pendis) yang mencakup Perguruan Tinggi dan Madrasah di bawahnya. Sementara itu, IAIN Metro sendiri efisiensi anggaran hingga 44 Miliar,” ujarnya.
Dr. Ahmad Supardi menambahkan, bahwa meskipun terjadi efisiensi, tidak ada pemotongan terhadap gaji pegawai, termasuk gaji 13. Sedangkan untuk pelaksanaan program yang berbasis SBSN beliau mengusulkan sistem multi-years agar pembangunan dapat terealisasi efektif.

Terkait BOPT dilakukan efisiensit hingga 60 persen dan PNBP yang juga lebih dari separuhnya beliau menjelaskan hal ini akan berdampak langsung terutama terhadap operasional. Untuk menyiasasti agar segala kegiatan tetap berjalan Ia menekankan pentingnya pelaksanaan pekerjaan dengan sistem yang berbasis elektronik dan mengurangi penggunaan tinta dan kertas (less paper).
Selain itu, ia juga mengimbau agar penggunaan listrik, AC, dan kendaraan harus dilakukan secara efisien dan hanya digunakan saat diperlukan. “Semua upaya ini dilakukan agar anggaran yang terbatas ini dapat digunakan secara maksimal,” tutupnya. (Lk)