Metrouniv.ac.id. Fakultas Syariah sebagai bagian dari IAIN Metro bertanggung jawab untuk mendukung visi lembaga dalam sinergi socio-eco-techno-preneurship.
Demikian disampaikan Husnul Fatarib, Ph.D, Dekan Fakultas Syariah IAIN Metro dalam acara Workshop Entrepreneur Jurusan HTNI Fakultas Syariah.
“Salah satu wujudnya adalah menggandeng beberapa lembaga yang memiliki ruang gerak dalam bidang kewirausahaan dan dunia kreatif.”
Guna memperkokoh semangat tersebut, Fakultas Syariah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) selama tiga hari berturut-turut (3-5 Juli 2018) dengan tiga lembaga usaha. Lembaga pertama adalah Batik Siger Lampung yang diwakili oleh pendirinya, Laila Al Khusna Rajardjo.
Laila menyambut baik penandatanganan ini. “Kerja sama ini sangat penting bagi kami karena bisa bersentuhan dan berbagi dengan generasi muda yang penuh semangat. Merekalah calon pengusaha masa depan.”
Selain itu, Fakultas Syariah juga menandatangani MoU dengan DPD Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI), yang diwakili oleh Aan Ibrahim.
Lebih lanjut, Nota Kesepahaman juga diteken bersama Dewan Koperasi Kota Metro, yang diwakili oleh Juniansyah.
Secara lebih khusus, Husnul menegaskan bahwa kerjasama dalam wujud workshop semacam ini akan dilakukan secara rutin. “Salah satu tujuannya adalah untuk memberikan bekal soft skill kepada mahasiswa. Selain itu, kegiatan semacam ini bisa menjadi bahan pengisian Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) kelak ketika mahasiswa menuntaskan studinya.”
“Kesemuanya itu bermuara pada dukungan penuh terhadap peran tridharma perguruan tinggi.”, pungkas Husnul. (Nas)