KETIKA TUGAS UAS JADI KARYA BERKELAS : PENAYANGAN 2 FILM KARYA MAHASISWA UIN JUSILA

WhatsApp Image 2025-12-06 at 15.21.22

Lampung Timur, metrouniv.ac.id – Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Jusila kembali memukau lewat pemutaran dua film terbaik dalam rangka Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Sinematografi pada gelaran ENPOS (Energi Positif) Jilid III. Acara yang digelar di Gedung Academic Center, Kamis (4/12), berlangsung meriah dan terbuka untuk seluruh mahasiswa. Sejak pintu dibuka, ratusan mahasiswa tampak antusias menikmati pemutaran film sekaligus berbagai pameran seni dan kuliner yang menambah semarak suasana.

Film pertama berjudul “Ranah Sunyi”, sebuah drama psikologis bertema Stop Bullying. Film ini tampil kuat melalui permainan kamera yang rapi, suasana visual yang intens, serta pendalaman emosi tokoh korban yang berhasil menggugah penonton.

Mellisa,  salah satu pemeran dalam film tersebut yang juga Duta Kampus, yang tampil total sebagai tokoh antagonis. Gestur, tatapan, dan intonasinya begitu hidup hingga menciptakan karakter pelaku bullying yang meyakinkan dan penuh tekanan emosional. Kehadirannya memberi daya ledak dramatis yang kuat dan menjadi salah satu elemen memorable dalam film tersebut. film pendek tersebut juga sudah bisa dinikmati oleh semua kalangan di link youtube berikut :  https://youtu.be/f5CEipzkS2k?si=hIr2r89dQcBxwv-U

Dosen pengampu Sinematografi, Siroy Kurniawan, M.Sos., memberikan apresiasi besar terhadap film ini. Ia menilai Ranah Sunyi sangat relevan dengan realitas remaja masa kini yang rentan menjadi korban maupun pelaku bullying. Selain kuat dari sisi pesan, film ini juga dinilai epic dari aspek teknis dan alurnya yang smooth. “Bullying bisa berdampak depresi bahkan kehilangan kendali diri. Film ini bukan hanya teguran bagi pelaku, tetapi edukasi kuat bagi semua,” ungkapnya.

Film kedua, “Berakhir di Aku”, menyoroti fenomena Generasi Sandwich, yaitu anak muda yang harus berjuang memenuhi kebutuhan diri sekaligus menanggung beban keluarga. Film ini tampil realis dengan dialog yang natural dan permainan ekspresi yang jujur, menampilkan pergulatan batin tokoh yang hidup dalam tekanan ekonomi dan tanggung jawab moral. Siroy memberikan catatan bahwa aspek editing masih perlu diperbaiki, namun secara keseluruhan film ini telah berhasil menyampaikan pesan dengan baik dan layak diapresiasi.

 

Ia menambahkan harapan bahwa melalui tugas-tugas seperti ini akan lahir sineas-sineas muda UIN Jusila yang mampu bersaing di tingkat regional bahkan nasional.

Suasana semakin semarak karena pemutaran film tidak berdiri sendiri. Di luar ruang pemutaran, mahasiswa disuguhkan pameran lukisan, pameran poster film, visual digital dari mata kuliah TIK, serta stan kuliner dan jajanan hasil kolaborasi mata kuliah Kewirausahaan. Mahasiswa tampak berkeliling, menikmati karya seni, mencicipi jajanan, dan berfoto di area pameran sebelum dan sesudah film ditayangkan. ENPOS Jilid III benar-benar menghadirkan atmosfer kreatif yang menyeluruh: dari sinema, rupa, desain, hingga kuliner.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi mata kuliah Event Organizer, Sinematografi, Desain Komunikasi Visual, Keterampilan Seni Rupa, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Keterampilan, dan Kewirausahaan, melibatkan mahasiswa KPI, PGMI, dan PIAUD.

Sajian film yang kuat secara artistik dan kaya pesan sosial, ditambah pameran-pameran kreatif yang menyegarkan, ENPOS Jilid III menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Jusila mampu memadukan karya, budaya, seni, dan keilmuan secara harmonis—sebuah langkah awal yang menjanjikan bagi tumbuhnya generasi kreator dan sineas muda dari kampus hijau ini. (Lk)

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.

socio, echo, techno, preneurship
🔴 LIVE
🔊

Cek koneksi...

"Ayo Kuliah di UIN Jurai Siwo Lampung"

Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru.