Metro, metrouniv.ac.id – IAIN Metro sebagai badan publik berkomitmen memperkuat keterbukaan informasi. Komitmen ini ditegaskan oleh Rektor IAIN Metro, Prof. Siti Nurjanah, dalam kunjungan tim visitasi e-Monev keterbukaan informasi publik dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Lampung, pada Rabu (30/10/2024).

Acara diawali oleh Ketua KI Lampung, Erizal, yang memaparkan tujuan monev sebagai bentuk implementasi UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Komisi Informasi adalah lembaga independen yang mengawal pelaksanaan undang-undang ini, untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan transparan menuju good governance,” ungkapnya.

Erizal juga menyampaikan harapan agar visitasi dan penilaian ini dapat mendorong badan publik menjadi lebih informatif, transparan, dan akuntabel. “Keterbukaan informasi ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang efektif dan efisien bagi masyarakat dengan mengedepankan teknologi,” tambahnya. Keterbukaan informasi publik dinilai berdasarkan empat kategori: informatif, cukup informatif, kurang informatif, dan tidak informatif.
Ketua KI Lampung mengapresiasi komitmen IAIN Metro untuk mencapai predikat sebagai badan publik yang informatif. “Kesungguhan pimpinan IAIN Metro mendukung implementasi UU 14 Tahun 2008 menunjukkan bahwa IAIN Metro akan terus maju,” jelasnya.
Rektor IAIN Metro, Prof. Siti Nurjanah, dalam sambutannya menjelaskan perkembangan IAIN Metro yang sedang berproses menjadi UIN sejak akhir 2022 hingga awal 2023, yang saat ini tinggal menunggu persetujuan presiden. “IAIN Metro siap melaksanakan UU No. 14 Tahun 2008, dan komitmen ini terlihat dengan hadirnya seluruh pimpinan IAIN Metro dalam acara verifikasi ini,” ungkap Prof. Siti Nurjanah.

Paparan dilanjutkan dengan presentasi terkait PPID IAIN Metro, meliputi website, komitmen pimpinan, anggaran, barang dan jasa, sarana prasarana, hingga digitalisasi informasi. Acara juga diisi dengan diskusi interaktif terkait hasil penilaian SAQ oleh verifikator dari KI, Dery Hendryan.

Monev keterbukaan informasi ini akan dilanjutkan dengan penilaian tingkat keterbukaan informasi dan puncaknya akan diumumkan pada malam Anugerah Keterbukaan Informasi pada 4 Desember 2024. (ss_humas)