Metro, metrouniv.ac.id – 18 Oktober 2024, Dalam rangka menyambut Hari Santri yang akan datang, IAIN Metro menggelar rapat koordinasi yang berlangsung di ruang Munaqosyah lantai 3 kampus I. Rapat yang dihadiri oleh jajaran pimpinan dan perwakilan dari setiap seksi ini dipandu oleh Kabag Umum dan Layanan Akademik, Mustakim, MA, yang meminta jajaran pimpinan memberikan penjelasan dan pengarahan, sebelum menggilir masing-masing sie akan kesiapannya melaksanakan kegiatan ini.

Prof. Suhairi Warek bidang I sekaligus Penanggungjawab kegiatan ini memberikan pengarahan terkait berbagai kegiatan yang direncanakan. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan-kegiatan yang ada mengacu draft dari pusat telah diterima, mencakup tujuh agenda utama, termasuk diantaranya upacara peringatan, ekspo kemandirian pesantren, olimpiade sains, gebyar kemahasiswaan, Studium General tentang pengembangan ekonomi pesantren, talkshow, dan bedah buku. Kegiatan ini dirancang untuk menampilkan semangat santri dan kontribusi pondok pesantren dalam pembangunan masyarakat.
Dr. Ahmad Supardi, Kabiro AUAK, selaku wakil ketua dalam rapat tersebut menekankan peringatan Hari Santri Nasional sebagai kegiatan mandatoris untuk semua satuan kerja di bawah Kementerian Agama RI yang dapat dilaksanakan hingga 30 Oktober mendatang. Ia menegaskan bahwa panitia pelaksana sudah ditunjuk oleh rektor dan memohon agar semua kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu.
“Untuk efisiensi, Talkshow dapat digelar dengan kolaborasi kegiatan lainnya semisal dengan ekspo kemandirian pesantren dan gebyar kemahasiswaan di satu tempat ,” tambah Dr. Supardi. Sedangkan bedah buku dapat melibatkan karya lokal, buku karya Gus Menteri dan tulisan dosen-dosen. Selain itu, tim Humas juga telah melakukan koordinasi dengan Kasi Pontren Kanwil Kemenag Lampung untuk mengumpulkan data pondok pesantren yang mendapatkan inkubasi pada tahun 2023-2024 yang akan diikutkan dalam kegiatan Ekspo Kemandirian Pesantren.

Wakil Rektor II, Prof. Akla. yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan meskipun ada tantangan dalam hal anggaran, tapi akan diupayakan revisi. ia juga menjelaskan meskipun ada beberapa kegiatan tetapi secara pelaporan pertanggungjawaban menjadi satu. sehingga RAB kegiatan akan dijadikan satu.
Wakil Rektor III, Prof. Mahrus, yang menyusul hadir karena harus memberikan kuliah di Pascasarjana menambahkan bahwa sorwe ini akan ada doa bersama yang diikuti oleh para santri Ma’had KIP dan penerima beasiswa lainnya, yang dikoordinir oleh Direktur Ma’had, Saipullah, MA. Kegiatan ini dapat dimasukkan sebagai rangkaian peringatan hari Santri.

Sebelumnya Rektor IAIN Metro telah mengeluarkan SK dengan nomor 260 tahun 2024 untuk menunjuk kepanitiaan yang bertanggung jawab atas kelancaran pelaksanaan Hari Santri. Hari Santri sendiri diakui secara resmi melalui Kepres No. 22 Tahun 2015 dan didukung oleh edaran Menteri Agama RI No. 04 Tahun 2024 tentang panduan pelaksanaan peringatan Hari Santri 2024.
Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi semua pihak, IAIN Metro berharap pelaksanaan Hari Santri kali ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi seluruh santri serta masyarakat.
(Lk)