Metro, metrouniv.ac.id – 25 Juli 2024, Prof. Dr. Siti Nurjanah, Rektor IAIN Metro, telah menghadiri acara yudisium yang diikuti oleh 45 mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) hari ini di kampus I IAIN Metro. Acara yang berlangsung di kampus IAIN Metro ini menjadi momen penting bagi para lulusan yang telah menyelesaikan studi mereka.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Siti Nurjanah menyampaikan selamat dan sukses kepada para lulusan yang telah menyelesaikan perjalanan akademik mereka. Ia juga memberikan motivasi bahwa nama Fakultas Ushuludin (pokok agama) menjadi bekal berharga untuk berkiprah di tengah masyarakat.

Selanjutnya beliau juga mengucapkan rasa terimakasih kepada para wali mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan untuk menitipkan anak-anaknya di sini hingga menyelesaikan studinya. “Yudisium hari ini menjadi pertanda selesainya prosesi panjang perkuliahan yang telah para mahasiswa lakukan,” ujar Prof. Dr. Siti Nurjanah.
Terkait kekurangan dan keterbatasan yang mungkin terjadi selama proses pendidikan di IAIN Metro, rektor menyampaiakn permohonan maafnya. Ia berjanji bahwa hal ini akan menjadi catatan untuk perbaikan ke depan. Tetapi terlepas kekurangan akan proses tersebut para mahasiswa telah memiliki nilai tambah dan perubahan pada diri mereka.
“Kuliah di IAIN Metro ini telah membawa perubahan bagi kalian. FUAD telah memiliki alumni yang sudah menjadi profesional, bekerja sebagai Wedding Organizer, MC, guide, dan pegawai tetap di Rumah Sakit,” tambahnya.
Selanjutnya rektor juga memohon doa dan dukungan dari seluruh civitas akademika agar pembangunan Gedung Academic Centre dapat segera diselesaikan, sehingga dapat digunakan untuk penyelenggaraan acara wisuda di masa mendatang.

“Kami merasa sedih akan kehilangan kalian, namun harapan kami adalah kalian dapat menghadirkan mahasiswa baru bagi IAIN Metro yang sebentar lagi akan berubah menjadi Universitas,” ungkap Prof. Dr. Siti Nurjanah dengan penuh semangat.
Di akhir sambutannya sebelum mengukuhkan peserta yudisium, ia menyampaikan informasi bahwa ada tiga program studi baru yang akan menjadi bagian dari FUAD dan telah turun SK persetujuannya, yaitu Prodi Pengembangan Masyarakat Islam dan Ilmu Hadits, sementara Prodi Ilmu Tafsir masih dalam proses.
Acara yudisium ditutup dengan harapan agar para lulusan dapat menjadi intelektual yang tidak hanya mumpuni secara akademis, tetapi juga aktif berdakwah dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. (Lk)