Metro, metrouniv.ac.id– Sebanyak 14 peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) UIN Jurai Siwo Lampung yang tergabung pada Gelombang I dan II, hari ini (Jum’at-29/08/2025) mendapat giliran monitoring dari tim Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung. Monitoring dipimpin oleh Ferunika selaku Widyaiswara Ahli Pertama bersama tim, dengan didampingi para mentor masing-masing peserta.
Kegiatan monitoring ini difokuskan pada habituasi serta penguatan kompetensi teknis bidang tugas. Salah satu bentuk evaluasi yang dijalani peserta adalah presentasi terkait praktik tugas yang telah dilaksanakan selama masa habituasi. Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas pada Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi salah satu target pada monitoring yang dilakukan kali ini.

Ferunika dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa monitoring merupakan bagian penting dalam rangka menilai sejauh mana progres peserta Latsar. “Proses ini tidak hanya sekadar evaluasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagaimana calon ASN mampu menginternalisasi nilai-nilai dasar profesi, menguatkan kompetensi teknis, serta membangun pola komunikasi yang tepat dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ferunika menyampaikan bahwa rangkaian pelaksanaan Latsar CPNS sendiri terbagi dalam beberapa tahap, mulai dari Massive Open Online Course (MOOC) selama 9 hari, blended learning selama 21 hari, serta habituasi selama 30 hari di unit kerja masing-masing. Setelah tahap habituasi, peserta akan kembali mengikuti klasikal Latsar dengan penekanan pada materi kedisiplinan dan penguatan nilai dasar ASN yang akan di gelar pada 8 September mendatang.
Monitoring yang berlangsung di UIN Jurai Siwo Lampung ini juga dihadiri para mentor sebagai penilai dan pendamping peserta. Hasil evaluasi akan menjadi bagian penting dalam penilaian akhir peserta Latsar, sebelum nantinya ditetapkan sebagai ASN penuh.

Wakil Rektor I (bidang Akademik dan Kelembagaan), Prof. Dedi Irwansyah yang hadir pada kesempatan tersbut menekankan bahwa generasi ASN saat ini perlu memahami dinamika komunikasi di lingkungan kerja, baik dalam bentuk instruksi dari atasan ke bawahan, bahasa kolegial yang sejajar, maupun komunikasi dari bawah ke atas berupa usulan atau permohonan.
“Banyak hal yang perlu digali dan dipahami agar peserta mampu menyesuaikan diri dalam kultur birokrasi dan bekerja secara profesional,” ungkapnya.
Dikatahui CPNS UIN Jurai Siwo Lampung sebanyak 21 peserta dan saai ini telah mengikuti kegiatan Latsar sebanyak 14 peserta pada Gelombang I dan II sedangkan sisanya sebanyak 7 peserta akan mengikuti kegiatan pada Gelombang III dan IV.

Sementara Nety Hermawati mewakili Mentor sekaligus pimpinan pada saat penutupan acara berharap semua peserta dapat menyelesaikan kegiatan latsar dengan hasil terbaik serta segera mendaptkan statusnya sebagai PNS. selain itu implementasi atas tugas yang diberikan telah banyak yang ditunggu untuk digunakan pada pelaksnaaan kegiatan seharo-hari di UIN Jurai Siwo Lampung.